Detik-detik Tanggul Tambang Batu Bara Berau Jebol

KBRN, Jakarta: Detik-detik tanggul taambang batu bara milik PT Putra Perkasa Abadi (PPA) site Rantaupanjang Utama Bhakti (RUB) yang jebol pada Minggu (16/5/2021) terekam dalam video amatir yang diunggah akun Instagram Bang Rani Stones yang dilihat RRI.co.id, Selasa (18/5/2021).

Diketahui akibat jebolnya tanggul tambang batu bara tersebut, ratusan rumah di Kampung Bena Baru, Sambaliung, Berau terendam banjir pada Minggu (16/5/2021).

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengaku, sudah mendapat laporan soal jebolnya tanggul air tambang tersebut yang terjadi sekira pukul 05.00 Wita. Areal tambang tersebut diketahui berjarak 300 meter dari Sungai Kelay.

Pihaknya mengungkapkan, akan menindaklanjuti persoalan itu untuk mencari solusi. Sebab dikhawatirkan akan berdampak terhadap masyarakat, terutama berkaitan dengan penggunaan air.

“Kami khawatir tercampur yang dari tambang dengan sungai, apalagi kampung juga terendam banjir,” kata Sri seperti dikutip dari Kaltimtoday.co.

Sri melanjutkan, akan segera berkomunikasi dengan perusahaan untuk membahas bencana ini. Menurutnya, banjir ini merupakan fenomena alam yang yang besar, sehingga pasti ada sangkut-pautnya dengan kondisi alam yang sedang tidak baik-baik saja.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Mansur menerangkan, juga telah menerima informasi terkait jebolnya tanggul areal tambang PT PPA site RUB. Pihaknya pun akan melakukan identifikasi.

“Laporannya tadi (kemarin) sudah diterima. Besok kami akan turun ke lokasi (site RUB),” ungkapnya melalui sambungan telepon seluler, Minggu (16/5/2021).

Namun, Mansur  belum bisa memberikan keterangan lebih detail, karena belum mengetahui peristiwa tersebut.

“Nanti, dilihat dulu di lapangan seperti apa kondisinya,” katanya.

Ketika ditanya soal pengawasan lingkungan di areal PT PPA site RUB, Mansur menilai, sejauh ini biasa-biasa saja dan tidak ada masalah, dan kejadian merupakan hal di luar prediksi, atau kejadian alam.

“Itu memang tidak bisa diprediksi, karena jebolnya itu diduga akibat banjir yang terjadi di wilayah hulu. Kalau pengelolaan lingkungannya, bagus-bagus saja. Makanya besok mau kami tinjau dulu,” pungkasnya. (foto/Video: Instagram Bang Rani Stones)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00