Malaysia Darurat Covid-19, Zubairi: Bisa ke Indonesia

KBRN, Jakarta: Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mencermati kondisi  Malaysia yang dilaporkan tengah menghadapi darurat Covid-19.

"Gelombang itu mendekat ke Indonesia? Bisa saja. Lihat Malaysia sekarang. Kasus Covid-19-nya meningkat signifikan. Lockdown pun diberlakukan di beberapa kota," kata Prof Zubairi di akun Twitternya yang dilihat RRI.co.id, Rabu (5/5/2021). 

Berdasarkan data Wrldometers.info, kasus Covid-19 di Malaysia, Rabu (5/5/2021) mencapai 420.632 kasus dengan tingkat kematian 1.574 kasus dan kesembuhan 387.542 kasus.

"Tolong jangan remehkan ini. Kita tahu apa yang terjadi dengan India. Waspada dan bersiap dengan segala kemungkinan," tegas Prof Zubairi.

Dilaporkan, Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan jumlah pasien kritis telah meningkat 62 persen hanya dalam dua pekan, menyebabkan unit perawatan intensif (ICU) di sebagian besar rumah sakit besar kewalahan.

Tingkat keterisian ICU di sebagian besar rumah sakit di Malaysia juga sudah hampir penuh.

Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan keterisian tempat tidur pasien kritis melebihi 70 persen di Hospital Sungai Buloh, Hospital Kuala Lumpur, Hospital Ampang, Hospital Serdang, dan Hospital Tengku Ampuan Rahimah Klang.

"Kapasitas perawatan kesehatan di Lembah Klang (Selangor, Kuala Lumpur dan Putrajaya) berada pada tingkat yang mengkhawatirkan," ujar Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, dilansir dari Malay Mail seperti diberitakan CNNIndonesia.com.

Hisham memperingatkan bahwa ICU di rumah sakit Lembah Klang sekali lagi mendekati kapasitas setelah kasus Covid-19 muncul kembali setelah sebagian besar pembatasan pergerakan dilonggarkan. (foto: Reuters)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00