Panitia Haji Mulai Persiapkan Layanan Puncak Ibadah

Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat memberi keterangan terkait mengatur persiapan layanan untuk jemaah saat puncak ibadah haji Armuzna, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Jumat (17/6/2022). Foto : Media Center Haji 2022

KBRN, Madinah: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tengah mengatur persiapan layanan untuk jemaah saat puncak ibadah haji Armuzna, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

"Kemudian persiapan untuk kumpul jemaah di Mekkah, saya kira kita juga sudah siapkan. Salah satunya kita juga sudah mempersiapkan bagaimana skema pelayanan ketika di Armuzna. Insya Allah kita akan rilis nanti pada saatnya setelah kita lakukan pertemuan terkait persiapan Armuzna," ungkap Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat ketika ditemui di Madinah pada Jumat (17/6/2022) malam. 

Terkait kedatangan gelombang I yang hampir selesai, menurutnya, sejumlah evaluasi dilakukan PPIH Arab Saudi.  

"Secara umum, pelayanan kedatangan gelombang I sangat bagus dan baik. Kalaupun ada complaint, saya kira itu tidak terlalu menonjol karena petugas dengan sigap langsung melakukan pelayanan-pelayanan penyelesaian masalah yang terjadi," tutur Arsad.

Meski demikian, Arsad mengatakan, masih ada sejumlah pembelajaran berharga dari beberapa peristiwa yang mewarnai layanan JCH Indonesia, dimulai saat keberangkatan di embarkasi Tanah Air, maupun hingga kedatangan jemaah di Bandara AMAA Madinah.

Selama 14 hari proses pemberangkatan jemaah, masih ditemukan jemaah Indonesia membawa barang melebihi batas, yang mengharuskan koper jemaah dibongkar.

"Niat pertama jemaah ke sini untuk beribadah. Mohon bawa barang secukupnya. Jangan ada niatan bawa barang berlebih untuk dijual, tidak pas waktunya. Apalagi jika barang tersebut dalam kacamata Arab Saudi dilarang. Ini bisa menjadi masalah," jelas Arsad.

Arsad lantas menaruh harapan, jemaah Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci dengan baik dan lancar. 

"Kita berharap JCH Indonesia di Tanah Suci bisa berhaji dan tidak ada halangan," tandasnya.  

Untuk diketahui, layanan kedatangan gelombang I jemaah Indonesia di Bandara Ameer Mohammed bin AbdulAziz akan segera berakhir di tanggal 19 Juni 2022 dini hari.

Di saat bersamaan, di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah akan menerima kedatangan jemaah Indonesia gelombang II sekitar pukul 3 dini hari. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar