Dugaan Suap PNS Pajak Atas Aduan Masyarakat

Foto: Sri Mulyani

KBRN, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dugaan suap PNS Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan atas aduan dari masyarakat. 

"Pengaduan atas dugaan suap tersebut terjadi pada tahun 2020 awal. Yang kemudian dilakukan tindakan oleh unit kepatuhan internal Kemenkeu dan KPK untuk lakukan tindak lanjut dari pengaduan tersebut," kata Sri Mulyani dalam konferensi persnya, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Dugaan Pegawai Korupsi, Kemenkeu Hormati Proses Hukum

Sri Mulyani mengatakan, menyerahkan dan menghormati proses hukum dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami di Kemenkeu menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK untuk dapat tuntaskan dugaan suap yang dilakukan pegawai Direktorat Jenderal Pajak dengan tetap berpegang azas praduga tidak bersalah," tambahnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada KPK dan unit internal di lingkungan Kemenkeu yang telah kerja sama untuk tindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut.

Untuk diketahui, dugaan suap ini terungkap setelah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan KPK sedang melakukan penyidikan ke PNS Pajak tersebut.

Alexander telah mengonfirmasi hal tersebut, namun enggan menyebut tersangka yang sudah dijerat lantaran proses penyidikan masih berjalan.

"Kita sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka. Ini yang sedang kita lakukan. Nanti kalau sudah alat buktinya cukup, tentu akan kita ekspose," katanya, seperti dikutip Rabu (3/3/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00