Penyebab Bayi Dapat Ikut Dipenjara Bersama Ibunya

Ilustrasi / Balita yang harus tumbuh besar dalam pengawasan petugas di penjara, akibat ibunya menjadi narapidana (Dok. Istimewa/BBC Indonesia)

KBRN, Jakarta: Akibat mengunggah sebuah video durasi 35 detik yang bukan urusannya, Isma (33), ibu satu anak, ketiban sial berurusan dengan polisi sampai masuk penjara.

Bahkan anak Isma yang berusia enam bulan diinformasikan ikut masuk penjara bersama Isma, kenapa bisa begitu?

“Anak bayinya (usia) enam bulan juga di tahanan, karena masih menyusui. Dan itu sesuai aturan dibolehkan ikut ibunya di tahanan,” terang Kepala Rutan Lhoksukon, Yusnadi, seperti dilansir Kompas TV, Sabtu (27/2/2021).

BACA JUGA: Ibu Dipenjara Bersama Bayi Diminta Jadi Tahanan-Kota

Isi video itu, ternyata seorang Kepala Desa di Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, sedang ricuh dengan seorang wanita yang adalah ibunya.

Akibat keributannya dengan sang ibu diunggah orang lain, Pak Kades tersinggung, dan melaporkan Isma, yang diketahui mengunggah video ke Facebook.

Isma terjerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan harus mendekam di penjara bersama anaknya yang berusia enam bulan karena masih rutin menyusuinya.

BACA JUGA: Kronologi Ibu Dipenjara Bersama Bayi

Nah, dari kejadian itu, kini Isma berada di Rumah Tahanan Negara ( Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara.

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, dia divonis bersalah karena melanggar (UU ITE).

Berdasar vonis hakim, Isma dihukum tiga bulan. 

Saat ini, Isma sudah berada di tahanan selama 21 hari.

Artinya, sisa masa tahanan Isma 2 bulan 10 hari lagi. 

“Kami hanya bertugas untuk menerima dan menjaga tahanan. Soal tuntutan dan hal lain, harus didiskusikan dengan lembaga lainnya seperti jaksa dan polisi,” ungkap Yusnadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00