Kronologi Ibu Dipenjara Bersama Bayi

Foto: Seorang Ibu Dipenjara Bersama Anak di Aceh

KBRN, Jakarta: Seorang ibu bernama Isma (33) dipenjara bersama bayinya yang masih berusia 6 bulan.

Keduanya berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara.

Kasus ini bermula, warga Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara itu dilaporkan oleh kepala desanya atas pencemaran nama baik.

Baca Juga:Kades Pelapor Kasus Ibu Dipenjara Bersama Bayinya

Pasalnya, Isma mengunggah video berdurasi 35 detik ke Facebook soal kericuhan kepala desa dan ibunya.

Video itu lalu viral di media sosial pada 6 April 2020.

Karena dirasa nama baiknya tercemar, si kepala desa melaporkan pengunggah video itu, Isma (33). Isma mengunggah video tersebut ke Facebook.

Baca Juga:Terjerat UU ITE, Ibu Dipenjara Bersama Bayinya

Sesosok ibu-ibu yang terlibat perselisihan dengan kepala desa itu ternyata ibunya. 

Isma divonis bersalah karena melanggar Undang-undang Informasi dan Traksaksi Elektronik  UU ITE) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara.

Atas kejadian ini sejumlah netizen dibuat geram lantaran beredar informasi jika bayi 6 bulan ikut dikurung dalam penjara bersama ibunya. 

Mendengar kabar tersebut, Anggota DPD RI, H. Sudirman akrab disapa Haji Uma langsung meninjau kondisi bayi bersama ibunya di Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Aceh Utara.

Haji Uma datang untuk memberikan jaminan kepada Isma agar bisa menjalani hukuman di luar tahanan dengan pertimbangan memiliki bayi.

“Adanya bayi di dalam Lapas bersama ibunya itu. Saya bersedia memberikan jaminan untuk bagaimana warga binaan itu (Isma Khaira) bisa dirumahkan dan saya siap menjadi jaminan,” tegasnya kepada wartawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00