Polisi Sumsel Positif Narkoba, Ini Kata Kapolda

Foto: Polisi Sumsel Positif Narkoba Usai Menjalani Tes Urine

KBRN, Jakarta: Seorang oknum Bintara dinyatakan positif usai dilakukan tes urine secara mendadak terhadap 130 personel Direktorat Samapta Polda Sumsel, Senin (22/2/2021).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S membenarkan, informasi tersebut. 

Namun, Indra tidak mau berbicara terlalu banyak perihal informasih ini.

Indra hanya mengatakan, saat ini anggotanya sedang diperiksa Propam. 

“Diperiksa Propam dan diperiksa disiplinnya,” kata Indra kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Satu Polisi di Sumatra Selatan Positif Narkoba

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi, tes urine dilakukan secara acak dengan cara memanggil nama personel di setiap satuan masing-masing. 

"Jadwalnya tidak ditentukan kapan, bisa hari ini, bisa besok sehingga kita bisa benar-benar memastikan siapa saja anggota yang menggunakan narkoba," kata Supriadi.

Baca Juga:Polisi Sumsel Positif Narkoba, Berpangkat Bintara

Salah satu yang telah melakukan tes urine adalah Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan pada Senin (22/2/2021). 

Sebanyak 128 anggotanya dites urine secara mendadak. Dari hasil tes tersebut diketahui ada satu anggota berpangkat Bintara yang menunjukkan hasil positif. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram Nomor: ST/331/II/HUK.7.1/2021 tertanggal 19 Februari 2020 mengenai pelaksanaan tes urine kepada seluruh anggota Polri untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Surat telegram tersebut dikeluarkan menyusul terjadinya penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang sedang menggunakan narkoba beserta 11 anggotanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00