Video Mesum di RSUD Dompu Anggota Polisi

Foto: RSUD Dompu

KBRN, Jakarta: Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat mengakui, bahwa laki-laki dalam video mesum di ruang isolasi Covid-19 RSUD Dompu merupakan anggota kepolisian.

Ia mengatakan, anggotanya tersebut berada di rumah sakit itu lantaran sedang mendapatkan perawatan karena positif Covid-19.

"Iya benar anggota Polres Dompu Inisial (F) yang pada saat itu isolasi di RSUD. Untuk perempuan inisial (N)," ucap Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ivan Ronald Cristofel kepada wartawan, Jumat (22/1/2021).

Dia menuturkan, bahwa saat ini tim bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) bakal melakukan penyelidikan terhadap anggota yang kedapatan berbuat mesum di Rumah Sakit tersebut.

Laporan terkait hal itu, kata dia, akan segera dibuat oleh jajaran Polres untuk selanjutnya ditindak oleh penyidik Propam.

Menurutnya, anggota tersebut berpeluang dikenakan peraturan disiplin hingga melanggar kode etik. Belum lagi, kata dia, polisi itu dapat terancam dijerat dengan Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.

"Setiap orang yang tidak mematuhi UU Karantina Kesehatan, dipidana penjara 1 tahun. Kita belum bisa memeriksa oknum anggota tersebut karena masih diisolasi covid," tuturnya.

Sementara, Polres Dompu telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus video mesum pasien COVID-19 yang viral di media sosial (medsos). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena merekam dan menyebarkan video mesum tersebut.

"Dari saksi dan bukti, kita tetapkan berdasarkan gelar perkara, di mana kita menetapkan dua orang tersangka," ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, Jumat (22/1/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00