Ajukan Banding, Pengacara Tunggu Perintah John Kei

Suasana sidang virtual 22 anak buah John Kei di Pengadilan Negeri Tangerang

KBRN, Tangerang: Pihak kuasa hukum 22 anak buah John Kei serta Kejaksaan Negeri Kota Tangerang masih pikir-pikir untuk melakukan banding. Pasalnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang hanya memvonis dua tahun penjara.

Hal itu atas kasus dugaan pembunuhan berencana serta penyerangan dan pengerusakan rumah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.

Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Dapot Driarma mengatakan, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang, pihaknya pikir-pikir untuk melakukan banding.

“Hukumannya lebih ringan karena hanya 2/3 dari tuntutan jaksa,” ujarnya kepada rri.co.id, Kamis (21/1/2021).

Untuk saat ini, sambung Dapot, pihaknya tetap akan membuat laporan dan menunggu tindakan dan sikap dari pengacara dari 22 anak buah John Kei kedepan.

“Bila pengacara terdakwa (anak buah John Kei, Red) banding, maka kita akan banding,” imbuhnya.

Sementara Kuasa Hukum (Pengacara) 22 anak buah John Kei, Isti Novita mengatakan, sebenarnya pihaknya kecewa dengan putusan hakim dua tahun penjara. “Biar bagaimana pun itu keputusan hakim yang harus kita terima kita akan tanyakan ke klien untuk pikir-pikir dahulu setelah itu baru kita sampaikan ke PN apakah kita banding atau tidak sementara kta pikir pikir dahulu,” tuturnya.

“Alhamdulillah sidang berjalan lancar tidak ada gangguan sama sekali dan sidang berjalan kondusif,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan vonis hukuman terhadap 22 anak buah John Kei. Hal itu atas kasus pembunuhan berencana dan penyerangan terhadap kediaman Nus Kei di Green Lake City, Tangerang, Banten pada 2020 lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00