Proyek Fiktif Cleaning Service, Dua Orang Tersangka

Kepala Kajari Kota Tangerang, I Dewa Gde Wirajana mengekspos korupsi RSUP Sintanala sebesar 3,8 miliar dengan dua tersangka

KBRN, Tangerang: Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, menetapkan dua orang tersangka berinisial MA dan YY. Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan jasa cleaning service pada RSUP Sitanala di Jalan DR Sitanala, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangeran, Banten.

Proyek fiktif tahun anggaran 2018 itu, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai 3.8 miliar.

“Kita telah tetapkan dua orang tersangka. Mereka berinisial MA da YY,” ungkap I Dewa Gde Wirajana, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang kepada rri.co.id, Kamis (21/1/2021).

Menurut Dewa, terduga tersangka MA adalah ketua pokja pengadaan proyek sementara YY adalah selaku penyedia atau rekanan (kontraktor) dari proyek fiktif pengadaan cleaning service dengan sumber dana dari Kementererian Kesehatan (Kemenkes).

“Jumlah anggaran 2018 dengan kontrak 3.869.868.000 dari APBN,” tukasnya.

Dia mengaku, kasus ini hasil kolabirasi antara pidana khusus dengan intel Kejari Kota Tangerang yang awalnya penyelidikan, saat ini telah ditingkatkan kasusnya menjadi penyidikan.

“Sebelum menetapkan dua tersangka Kejari Kota Tangerang tekah mendatangkan dan memeriksa 25 orang saksi dan tidak menutup kemungkinan pihak tersangka akan bertambah lagi,” imbuhnya.

Dewa menambahkan, atas perbuatannya dua terduga tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 junto Pasal 18 UU No 31/2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi kemudian Padal 3 junto Pasal 18 UU No 31/2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Dengan ancaman minimal 4 tahun dan makaimal 20 tahun penjara,” tuntasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00