FOKUS: #KONTROVERSI HABIB RIZIEQ

Penembakan Anggota FPI, Calon Kapolri Janji Begini

Listyo Sigit Prabowo/ Tangkap Layar YouTube DPR RI

KBRN, Jakarta: Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berjanji, penanganan atas kasus penembakan terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI) di Km 50 Tol Cikampek akan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh Komnas HAM.

"Terkait masalah kejadian extra judicial killing yang direkomendasikan Komnas HAM, kami dalam posisi sikap mematuhi dan menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas HAM," tegas Listyo dalam prosesi Fit and Proper Test (FnP) Calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

"Jadi prokes harus tetap kita proses, masalah Km 50 kita ikuti rekomendasi Komnas HAM," tegasnya lagi.

Perlu diketahui, Komnas HAM telah menemui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menyerahkan hasil investigasi terkait tewasnya anggota FPI pada 14 Januari 2021 lalu.

Sebelumnya, dalam konferensi pers di Jakarta, Komnas HAM telah menyampaikan hasil investigasi terkait tewasnya laskar FPI pada Jumat (8/1/2021). Berikut poin penting yang disampaikan Komnas HAM:

Pokok peristiwa:

1. Bahwa terjadinya pembuntutan terhadap MRS oleh Polda Metro Jaya merupakan bagian dari penyelidikan kasus pelanggaran terhadap protokol kesehatan yang diduga dilakukan oleh MRS.

2. Terdapat pengintaian dan pembuntutan di luar petugas kepolisian

3. Bahwa terdapat 6 (enam) orang yang meninggal dunia dalam dua konteks peristiwa yang berbeda.

- Insiden sepanjang Jalan Internasional Karawang Barat sampai diduga mencapai KM 49 Tol Cikampek yang menewaskan 2 (dua) orang Laskar FPI substansi konteksnya merupakan peristiwa saling serempet antar mobil dan saling serang antara petugas dan laskar FPI bahkan dengan menggunakan senjata api.

- Sedangkan, terkait peristiwa Km 50 ke atas terhadap empat orang masih hidup dalam penguasaan petugas resmi negara, yang kemudian juga ditemukan tewas, maka peristiwa tersebut merupakan bentuk dari Peristiwa Pelanggaran HAM; Penembakan sekaligus terhadap empat orang dalam satu waktu tanpa ada upaya lain yang dilakukan untuk menghindari semakin banyaknya jatuh korban jiwa mengindikasikan adanya unlawful killing terhadap ke 4 anggota Laskar FPI.

Rekomendasi:

Berdasarkan kesimpulan yang telah dirumuskan, Tim Penyelidik Komnas HAM merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Peristiwa tewasnya 4 (empat) orang Laskar FPI merupakan kategori dari pelanggaran HAM. Oleh karenanya, Komnas HAM merekomendasikan kasus ini harus dilanjutkan ke penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan Pidana guna mendapatkan kebenaran materiil lebih lengkap dan menegakkan keadilan.

2. Mendalami dan melakukan penegakan hukum terhadap orang-orang yang terdapat dalam dua Mobil Avanza hitam B 1759 PWI dan Avanza silver B 1278 KGD

3. Mengusut lebih lanjut kepemilikan senjata api yang diduga digunakan oleh Laskar FPI.

4. Meminta proses penegakan hukum, akuntabel, objektif dan transparan sesuai dengan standar Hak Asasi Manusia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00