Lantik Satgassus, Jaksa Diminta Percepat Tangani Perkara

Pelantikan Satgassus P3TPU

KBRN Jakarta: Jaksa Agung Burhanuddin  dari ruang kerja melantik dan mengambil sumpah jabatan 30 (tigapuluh) orang Anggota Satuan Tugas Khusus Penanganan Dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Umum (Satgassus P3TPU) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum secara Virtual.

Menurut Jaksa Agung dibentuknya Satgassus P3TPU adalah untuk percepatan, efesiensi, dan efektifitas penyelesaian penanganan perkara.

"Kehadiran Satgassus P3TPU mampu meningkatkan kinerja Bidang Tindak Pidana Umum, karena tantangan penanganan pidana umum," kata Burhanuddin, Senin (30/11/2020). 

Burhanuddin melanjutkan selain tingginya volume perkara, modus operandi kejahatan yang makin kompleks, juga terdapat kurang lebih 220 peraturan perundang-undangan dan 700 lebih tindak pidana di luar KUHP yang harus dikuasai oleh para jaksa sehingga penerapan peraturan bisa secara tepat diterapkan.

“Tantangan dan tugas berat sudah menanti saudara sekalian, saya berharap penugasan di satuan khusus ini menjadi kawah candradimuka saudara dalam mempersiapkan dan menempa diri sebagai calon pimpinan Kejaksaan di masa yang akan datang,” ucapnya.

Jaksa Agung memerintahkan Tim  menyelesaikan tugas penanganan perkara pidana umum secara cepat, tuntas, transparan dan akuntabel, jangan transaksional dan ciderai rasa keadilan masyarakat, 

“Saya pastikan saudara akan saya tindak tegas apabila diantara saudara-saudara sekalian ada yang coba-coba bermain dalam penanganan perkara,” katanya

Ditegaskan Jaksa Agung,  Kejaksaan tidak butuh Jaksa pintar tapi jaksa yang memiliki Integritas

“Ekspetasi saya terhadap saudara sekalian sangat tinggi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan penanganan perkara pidana umum, oleh karena itu jangan kecewakan saya dan untuk kesekian kalinya saya ingatkan, saya tidak butuh jaksa pintar tapi tidak berintegritas, saya butuh jaksa pintar dan berintegritas,” tegas Jaksa Agung 

Lebih lanjut ST Burhanudin menambahkanKejaksaan RI telah banyak melakukan terobosan dan inovasi dalam melakukan optimalisasi dan transparansi kinerja guna menghadirkan keadilan yang dapat dirasakan oleh masyarakat, diantaranya dibidang Tindak Pidana Umum telah diterbitkan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

"Peraturan ini saya keluarkan karena rasa tanggung jawab untuk melindungi masyarakat dari dampak penegakan hukum yang justru mencederai rasa keadilan masyarakat.  Saya tidak ingin mendengar lagi ada seorang nenek yang dipenjara karena mencuri ranting kayu, untuk itu pahami maksud dan tujuan dari Peraturan Kejaksaan tersebut, jangan disalahgunakan, terapkan dengan hati nurani,” kata Jaksa Agung

Sementara itu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana, menjelaskan  Perekrutan satgassus P3TPU ini dilakukan dengan seleksi ketat.

"Perekrutan satgassus P3TPU ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penanganan perkara tindak pidana umum khususnya di Kejaksaan Agung secara profesional dan berintegritas sehingga dapat mewujudkan rasa keadilan dan dapat mengembalikan marwah Kejaksaan dalam hal penegakan hukum," jelasnya.

Jampidum meminta SATGASSUS P3TPUuntuk melaksanakan semua ketentuan dan aturan dalam rangka penanganan perkara tindak pidana umum.

“Kami meminta terkhusus untuk  anggota Satgassus P3TPU  melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan dunia serta akhirat.  serta melaksanakan  penegakan hukum yang bermartabat, khususnya dalam hal penanganan tindak pidana umum.” pintanya

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Anggota Satgassus P3TPU yang dilaksanakan berdasar Keputusan Jaksa Agung RI. Nomor : KEP-IV- 814/C.4/11/2020 tanggal 12 Novemmber 2020 dan Keputusan Jaksa Agung RI. Nomor : KEP-IV- 839/C.4/11/2020 tanggal 20 Novemmber 2020 tentang Pemberhentian dan Pemindahan dari Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia, dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung RI. Setia Untung Arimuladi, SH. MH., para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Pendidikan dan Latihan serta Para Staf Ahli Jaksa Agung RI dari ruang kerja masing-masing, kecuali Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan jajarannya serta 30 (tigapuluh) orang Anggota Satgassus P3TPU mengikuti dari Aula Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung di Kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00