Pengungkapan Kasus Suap MA, Hasil Pengembangan OTT

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (tengah) saat jumpa pers penahanan tersangka Hiendra Soenjoto (Eko Sulestyono)

KBRN, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan HS (Hiendra Soenjoto), Direktur PT. Multicon Indrajaya Terminal (MIT), salah satu tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kasus suap di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Penanganan perkara ini merupakan salah satu contoh pengembangan perkara yang berasal dari OTT dengan nilai awal yang kecil, yakni OTT yang dilakukan pada 20 April 2016 dengan nilai barang bukti Rp50 juta yang diserahkan Doddy Ariyanto Supeno pada Edy Nasution  di Hotel Acacia, Jakarta.

Dari perkara inilah kemudian terbongkar skandal suap yang melibatkan pejabat pengadilan dan pihak swasta dari korporasi besar.

BACA JUGA: Kronologi Penangkapan Hiendra Soenjoto

Hiendra sebelumnya dinyatakan sebagai buronan dan telah dimasukkan dalan Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK sejak 11 Februari 2020.

Hiendra ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap terkait dengan pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia Tahun 2011-2016.

Hiendra sebelumnya telah ditetapkan bersama dua tersangka lainnya yang kini sedang menjalani proses persidangan.

BACA JUGA: KPK Tahan Tersangka Hiendra Soenjoto

Kedua tersangka itu adalah NHD (Nurhadi) dan RHE (Rezky Herbiyono) yang merupakan menantu Nurhadi. 

“Tersangka HS (Hiendra Soenjoto) ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2020 sampai dengan 17 November 2020 di Rumah Tahanan (Rutan)  KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2020). 

“Sebagai upaya pencegahan (mitigasi) penyebaran Covid 19 di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) KPK maka yang bersangkutan (Hiendra Soenjoto terlebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1 (Gedung KPK Lama, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan),” jelas Lili. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00