Anji Akui Tak Percaya Pers Indonesia

Foto: istimewa

KBRN, Jakarta: Anji telah memenuhi panggilan polisi karena tersandung kasus publikasi konten YouTube bersama Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat virus corona atau Covid-19. Saat itu Anji pun mengungkapkan jika telah tidak percaya dengan pers di Indonesia. 

"Gini sih ya, seperti yang saya sebutkan di klarifikasi bahwa sebelum saya melakukan interview di sana itu memang ada beberapa media yang melakukan interview, saya mendengarkan materinya, bahkan di tanggal 29 Juli itu materi interview itu sudah ditayangkan oleh medianya," tegasnya kepada awak media, Senin (10/8/2020).

Anji tidak mengerti bahwa dirinya menjadi viral padahal artikel mengenai Hadi sudah lebih dulu ditayangkan di sejumlah media Tanah Air. 

"Tapi entah kenapa yang viral saya. Ya buat saya ini pelajarannya banyak sekali nih, yang jelas banyak pelajaran, bahwa gini, ternyata saya tidak percaya sama media-media yang ada di Indonesia juga. Maksudnya begini, karena sebelumya sudah sejak tanggal 30 April 2020, berita tentang Hadi Pranoto tentang temuannya ini sudah ada di media online," tandasnya. 

Milano Lubis selaku pengacara Anji membeberkan bahwa kliennya akan menjalani proses hukum sampai tuntas. 

Anji datang ke Polda Metro ditemani oleh tim pengacara Milano Lubis pada Senin (10/8) dengan status masih sebagai saksi. 

"Sekitar 45 pertanyaan tapi ada yang butir pertanyaannya sampai E gitu, dan saya pegel sih, belum makan malam," ujar Anji di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00