Rentetan Kasus Pelecehan Seksual yang Belakangan Viral

Pelecehan seksual ilustrasi (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kasus pelecehan seksual dan kekerasan  seksual baru-baru ini selalu muncul di publik karena  keberanian korban yang mengungkap fakta-faktanya. 

Patut diacungi jempol bagi para korban yang berani  mengungkapkan kejadian yang sebenarnya. Dikutip dari  RRI.co.id Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi  menjelaskan bahwa pelecehan seksual merupakan bagian dari  kekerasan seksual. Kekerasan seksual sendiri mengandung arti, serangan terhadap tubuh khususnya organ seksual, organ reproduksi, tanpa persetujuan dari salah satu  pihak.

"Tanpa persetujuan, bisa dimaknai sebagai kekerasan,  ancaman kekerasan, manipulasi, penyalahgunaan kuasa. Nah,  ketika ada posisi seperti itu, ada kekerasan, ancaman  kekerasan, manipulasi, iming-iming itu dan itu menyasar  organ tubuh, organ seksual dan organ reproduksi maka  itulah kekerasan seksual," jelasnya kepada rri.co.id ketika dihubungi melalui sambungan telepon pada Senin  (6/7/2020).

Sementara, lanjutnya, pelecehan seksual adalah perhatian  atau perilaku bersifat seksual yang unwelcome attention  atau unwelcome behaviour, yang sifatnya tidak diinginkan atau tidak diharapkan. 

Atas banyaknya kejadian itu, banyak publik hingga figur publik menyinggung soal Pembahasan RUU Penghapusan  Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang ditarik dari Program  Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 oleh DPR.

Berikut, deretan kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial belakangan ini:

1. Pelecehan seksual di Starbucks

Pada bulan Juli 2020, video aksi pelecehan seksual yang  dilakukan pegawai Starbucks membuat geger media sosial.

Dalam video yang beredar tersebut terlihat seorang pegawai menyorot bagian sesnitif wanita melalui CCTV.  Sementara pegawai lainnya merekam dan menyebarkan aksi  tersebut hingga akhirnya menjadi viral.

Akibat perbuatannya tersebut, kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.Pelaku berinisial DD (22)  ditetapkan sebagai tersangka karena telah merekam dan menyebarkan hal yang dinilai tidak layak.

Selain itu, ia juga dipecat dari gerai Starbucks yang berada di bilangan Jakarta Utara. Senior General Manager  Corporate PR and Communications PT Sari Coffe Indonesia,  Andrea Siahaan pihaknya melakukan pemecatan karena telah  mengintip bagian tubuh sensitif korban melalui CCTV.

2. Pelecehan seksual terhadap lelaki yang dilakukan Gilang Bungkus

Unggahan korban pelecehan fetish kain jarik Gilang mendadak viral di media sosial.

Twitter akun @m_fikris berisi curhat tentang predator  "Fetish Kain Jarik". Dalam unggahannya, pemilik akun  menjelaskan ada seseorang yang memintanya untuk membantu menyelesaikan riset.

Orang itu berinisial G dan berkuliah di Universitas  Airlangga Surabaya. G awalnya mengikuti (follow) akun  Instagram korban, kemudian keduanya intens berkomunikasi melalui Whatsapp.

"Katanya buat riset tulisan dia," tulis akun @M_fikris dalam twitnya.

Akun @M_fikris mengaku bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual G. Akun ini mengaku diminta G untuk membungkus dirinya sendiri dengan kain jarik lalu difoto atau video, kemudian dikirimkan pada G.

Akhirnya korban bersedia menuruti kemauan G. Tak hanya  korban, G juga meminta teman korban untuk dibungkus. Namun, setelah melakukan yang dikehendaki, korban melihat  kejanggalan sehingga dia memutuskan menceritakan hal yang  dialami di Twitter.

Setelah keberanian M Fikris untuk bercerita, tiba-tiba sosok korban Gilang banyak bermunculan di media sosial  dan mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah di posisi M  Fikris.

Saat ini, pelaku sudah ditangkap Tim Gabungan Polrestabes Surabaya bersama Satuan Reskrim Polres Kapuas Jajaran  Polda Kalimantan Tengah di Kota Kuala Kapuas, Kalteng.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Komisaris Besar  Polisi Hendra Rochmawan membenarkan penangkapan Gilang di Jalan Tjilik Riwut, Gang 6 Handel Selamat, Kelurahan Selat.

"Pelaku akan dikenakan Pasal 29 jo 45b UU RI No 19 tahun  2016 tentang perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE  dan pasal 2 (1), (2) UU TPPU Pasal 335 KUHPidana," tutur  Kabid Humas Polda Kalteng, Jumat (7/8/2020).

3. Kasus pelecehan seksual "Dosen Swinger"

Pelecehan berkedok riset lagi-lagi terjadi di kalangan  masyarakat. Kali ini, pelaku merupakan seorang oknum  dosen berinisial BA.

Kasus ini menyita perhatian publik karena beredar tidak  lama setelah kasus Gilang Bungkus terjadi. Aksi pelecehan  berkedok riset tentang gaya hidup pasangan atau swinger  dilakukan BA untuk menjaring mangsa.

Parahnya, korban BA sampai mencapai sekitar 300 orang  perempuan. Aksi tersebut dilakukan dosen gadungan sejak  2014.

Beberapa waktu lalu, salah satu korban BA berani  mengungkapkan fakta-faktanya ke media sosial. Akhirnya  nama BA menjadi viral dan perbincangan.

Setelah viral, BA mengakui perbuatannya melalui video dan  meminta maaf yang sebesa-besarnya, setelah itu ia  mneghilang dari media sosial.

4. Pelecehan seksual yang dilakukan YouTuber

Viral di media sosial Youtuber asal Bali Turah Parthayana  melakukan tindakan pelecehan seksual kepada seorang teman wanitanya di asrama.

Kejadian ini memang terjadi di Rusia bukan di Indonesia. Tapi, kejadian ini berhasil mengegerkan publik karena  Turah merupakan seorang yang cukup mempunyai nama.

Tagar Turah selalu menjadi trending topic beberapa  belakangan ini. Kasus ini pertama diungkapkan oleh akun  bernama @sand-_sa119. Sandi mengatakan bahwa dia sudah  berbicara dengan korban dan sudah memegang banyak bukti- bukti perbuatan Turah yang berkuliah di Rusia.

Sandi membeberkan kasus dugaan pelecehan seksual dimulai  dari Sabtu, 23 November 2019 silam. Pelecehan seksual  tersebut terjadi di kamar asrama Parus.

Modus Turah adalah mengajak korban menonton film di  kamar. Kemudian dari situ aksi pelecehan seksual dimulai,  ia memaksa korban untuk menuruti semua kemauannya.

Namun, sang korban akhirnya berontak dan mengadukan semua  perbuatan Turah kepada kekasihnya. Publik dibuat marah  ketika Turah justru memarahi korban dan masih memikirkan  nama baik atau reputasinya karena korban mengadukan semua  kepada pacarnya.

Saat ini, beberapa sanksi telah diterimanya. Turah  dikeluarkan dari struktur kepanitiaan yang sedang  dijalani. Serta mengundurkan diri dari Perhimpunan  Pelajar Indonesia (PPI) di Kota Tomsk, Rusia.

5. Pemerkosaan di wilayah Bintaro

Viral kembali di media sosial mengenai kasus pelecehan  seksual. Kali ini, kisah ini diceritakan korban bernama Amy Fitria di Instagram.

Ami membagikan kisah kelamnya yang pernah diperkosa oleh orang tidak dikenal di komplek rumahnya di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan. 

Lewat Instagram, Amy dengan berani bercerita saat pria tidak dikenal tiba-tiba ada di dalam kamarnya dan memperkosa dirinya.

Kejadian terjadi pada 13 Agustus 2019 silam. Pagi itu, Amy terbangun karena merasa ada sosok pria asing di rumahnya. Saat itu juga, pria yang tidak dikenal Ami pun langsung menyerang dan memperkosanya.

Lebih parahnya, Amy bahkan sampai harus dilarikan ke rumah sakit  karena luka akibat dipukul pria tersebut. Amy Fitria mengaku tidak bisa membawa kasus ini ke ranah hukum karena bukti yang ia punya hanya sedikit. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00