KPK Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Proyek RTH Kota Bandung

KPK, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan dua orang tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Meski sebelumnya kedua orang tersebut telah lama berstatus sebagai tersangka, namun saat itu KPK belum menahan yang bersangkutan.

Kasus dugaan korupsi diduga terkait dengan proyek pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di  lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, Tahun Anggaran (TA) 2012 hingga 2013. Tersangka yang ditahan itu masing-masing Herry Nurhayat mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung (HN) dan Tomtom Dabbul Qomar, mantan Anggota Dewam Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung periode masa jabatan 2009 hingga 2014.

"Penyidik KPK hari ini menahan 2 orang tersangka, masing-masing HN (Herry Nurhayat) dan TDQ (Tomtom Dabbul Qomar), mereka ditahan untuk 20 hari pertama dari 27 Januari sampai 15 Februari 2020," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Ali Fikri menjelaskan, tersangka Herry ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK Kavling 4 di belakang Gedung  Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan. Sedangkan tersangka Tomtom ditahan di Rutan C-1 Cabang KPK di Gedung KPK lama, Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Penyidik KPK sebelumnya telah menetapkan keduanya sebagai tersangka bersama seorang mantan Anggota DPRD Kota Bandung periode masa jabatan 2009 hingga 2014 Kemal Rasad (KS) pada 20 April 2018.

Dalam perkembangannya, penyidik KPK kemudian menetapkan seorang tersangka baru bernama Dadang Suganda (DSG) pada 21 November 2019. Dadang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta atau pihak swasta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00