KPK Kembali Panggil Eks Sekretaris MA Nurhadi Cs

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan menjadwalkan untuk memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono serta memeriksa Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto sebagai Tersangka, Senin (27/1/2020).

Plt Juru bicara KPK menjelaskan bahwa Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto akan di periksa kembali setelah mangkir pada pemanggilan sebelumnya oleh penyidik KPK.

"Ketiganya akan diperiksa sebagai tersangka pada hari Senin," ungkap Plt Jubir KPK Ali Fikri.

Ali Fikri mengatakan bahwa surat panggilan telah dikirimkan pada 24 Januari 2020 ke kediaman Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto. KPK juga menghimbau agar ketiganya hadir dan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

KPK mengimbau kepada para tersangka untuk hadir. Jika kembali mangkir, KPK akan melakukan panggilan paksa. Panggilan paksa dilakukan, sebab Nurhadi dan menantunya sudah mangkir dalam panggilan pemeriksaan pertama. KPK pernah menjadwalkan pemeriksaan pada 8 Januari 2020, namun Nurhadi selalu mangkir.

"Jika para tersangka tidak hadir tanpa alasan yang patut, maka penyidik KPK akan melakukan pemanggilan ketiga disertai dengan perintah membawa," kata Ali.

KPK diketahui telah menetapkan Nurhadi dan Hiendra sebagai tersangka dalam dugaan suap terkait pengurusan perkara perdata di MA. Selain keduanya, menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Nurhadi diduga menerima gratifikasi atas tiga perkara di pengadilan. Ia disebut menerima janji dalam bentuk 9 lembar cek dari PT MIT serta suap/ gratifikasi dengan total Rp46 miliar. Kasus ini terungkap sekitar tiga tahun silam. Penetapan tersangka merupakan pengembangan dari perkara OTT dalam kasus pengaturan perkara di Mahkamah Agung pada 2016.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00