Tersangka Bartholomeus Segera Masuk Persidangan Dugaan Suap Perizinan Meikarta

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini telah menyelesaikan proses penyidikan kasus dugaan suap atas nama tersangka Bartholomeus Toto, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Lippo Group Cikarang.

Demikian menurut keterangan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta. Menurut Ali, penyidik KPK telah melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka ke penuntutan tahap kedua.

“Penyidik KPK telah melimpahkan berkas, barang bukti dan tersangka BTO (Bartholomeus Toto) terkait perkara suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi ke tahap kedua, menurut rencana persidangan akan digelar di Pengadilan Tipikor/Pengadilan Negeri (PN) Bandung," kata Ali Fikri di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu dalam kesempatan ini Toto mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui apa sebenarnya alasan penetapan dirinya sebagai tersangka. Dirinya berharap pimpinan KPK dan Dewan Pengawas memberi perhatian khusus terhadap kasus yang menjeratnya.

"Saya telah menandatangani berkas saya sudah P21 walaupun sampai saat ini saya tidak mengerti apa yang disangkakan kepada saya. Saya menyakini pimpinan KPK di bawah Pak Firli dan Dewas akan memperhatikan kasus saya," kata Toto di Jakarta. 

Untuk diketahui, sebelumnya Toto diduga telah menyetujui adanya dugaan suap kepada Hassanah Yasin, mantan Bupati Bekasi. Neneng telah divonis dan dinyatakan terbukti bersalah menerima suap berkaitan dengan proyek Meikarta.

Penyidik KPK telah menerapkan Toto sebagai tersangka karena diduga telah menyetujui atau merestui pemberian uang sebesar Rp 10,5 miliar kepada Neneng untuk memuluskan perizinan Meikarta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00