KPK, Kenapa Singgah di Situbondo?

KBRN, Situbondo: Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, guna mengedukasi masyarakat khususnya siswa, tentang pencegahan terhadap korupsi.

"Selama ini KPK terkenal dengan penindakan kasus, sehingga pemikiran publik yang terbangun, KPK identik dengan penangkapan," kata Penasehat KPK, Budi Santoso saat Jumpa Pers di Ruang Baluran, Pemkab Situbondo, Kamis (18/7/2019) sore.

Padahal KPK punya lima fungsi, lanjut Budi Santoso. Lima fungsi tersebut diantaranya, penindakan, pencegahan, koordinasi, supervisi, dan monitoring.

"Kedatangan kami saat ini adalah untuk menjalankan fungsi pencegahan itu," ujarnya.

Menurut Budi Santosa, ada beberapa parameter yang menjadi alasan mengapa Situbondo terpilih sebagai daerah yang disinggahi KPK, salah satunya karena di Situbondo pernah ada penindakan terhadap pejabat.

"Salah satu indikatornya, karena di Situbondo pernah ada penindakan," tegasnya.

Selain Situbondo, KPK juga singgah di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur, diantaranya Probolinggo, Banyuwangi, Malang dan Jember. Kata Budi, Jawa Timur merupakan daerah terbanyak yang disinggahi dibandingkan dengan Bali dan Jawa Tengah.

"Data kami lima tahun terakhir, Jawa Timur tertinggi jumlah kasusnya yang diproses KPK dan sudah inkrah, yaitu sebanyak 85 kasus," terangnya.

Pantauan RRI, kedatangan KPK ini akan berlangsung selama 4 hari dimulai hari ini. Hari kedua dan ketiga, KPK akan memberikan edukasi tentang pencegaha korupsi terhadap anak usia sekolah mulai dari PAUD sampai SMA sederajad.

Sebagai pamungkas, KPK akan mendeklarasikan antikorupsi bersama masyarakat Situbondo di acara 'Car Free Day' Alun-Alun Situbondo yang berlangsung setiap Minggu pagi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00