Penahanan Bupati Solok Selatan Tinggal Tunggu Penyidikan Tuntas

KBRN, Padang : Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang memastikan, penyidikan dugaan kasus korupsi yang menyeret Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria masih bergulir, kendati Muzni belum ditahan.

Saut menjelaskan, penyidik masih bekerja melakukan pendalaman dan pengumpulan data yang dianggap perlu. Jika semua telah rampung, penyidik bakal menahan Muzni yang saat ini telah berstatus tersangka.

“Masih berproses, kan sudah ditentukan statusnya. Kapan selanjutnya tinggal menunggu penyidik siap. Karena ketika sudah dilakukan penahanan tentu ada waktu ke tahap selanjutnya yang tidak boleh terlalu lama,” ucapnya usai memberika arahan dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Pemprov Sumbar dengan Kanwil BPN Sumbar dan Kanwil DJP Sumbar-Jambi, di Padang, Kamis (18/7/2019).

Ketika ditanya apakah aka nada tersangka lain, Saut menyerahkan semuanya sesuai hasil tim penyidik. 

Sebelumnya, Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria ditetapkan tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap sebesar Rp460 juta untuk proyek pembangunan jembatan Ambayan, serta suap Rp315 juta terkait proyek Masjid Agung Solok Selatan. 

Dalam kasus itu, tim KPK telah dua kali datang ke Sumatera Barat untuk melakukan penggeledahan. Pertama menuju kediaman Muzni Zakaria, di Padang pada 25 April 2019. Kemudian menggeledah kantor Bupati Solok Selatan, 9 Juli 2019. Sejumlah data yang disimpan dalam beberapa kopor, disita penyidik KPK saat itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00