Polresta Bandung Ungkap Kasus Penimbunan Limbah Beracun 

Polisi menunjukkan limbah yang ditimbun perusahaan CV ML di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.

KBRN, Jakarta: Polresta Bandung mengungkap kasus penimbunan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) secara ilegal di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penimbunan limbah itu dilakukan oleh sebuah perusahaan berinisial CV ML.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan bahwa dalam kasus ini ada pelanggaran pidana yang dilakukan perusahaan tersebut.

"Pelanggaran pidananya ada, hanya saja untuk tersangkanya ini yang kami belum bisa berikan informasinya karena kami belum tahu ini atas perintah siapa," kata Kusworo dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (5/8/2022).

Pihaknya telah meminta keterangan dari para pekerja perusahaan tersebut. "Para pekerja perusahaan itu sudah diambil keterangan sambil kami berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup berkaitan sampel limbahnya," kata Kusworo menyebutkan.

Sedangkan lokasi penimbunan limbah B3 ini telah digaris polisi. "Lokasi telah di-police line tidak ada yang beroperasional," kata Kusworo menegaskan. .

Limbah-limbah tersebut tidak diproses menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan dibuang di pekarangan kantor perusahaan.

Harusnya, diangkut ke pihak ketiga yang memiliki izin mengangkut dan mengurai limbah.

Dalam kasus ini, pihaknya menetapkan pasal 104 Undang Undang Tentang Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana tiga tahun penjara.  Dalam undang-undang disebutkan denda sebesar Rp3 miliar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar