Kejaksaan Siapkan 17 JPU untuk Tersangka Doni Salmanan

Tersangka Doni Salmanan. (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menyiapkan 17 Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam rencana sidang pidana tersangka Doni Salmanan (DS). 

Para JPU tersebut, berasal dari Tim Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar).

“Kejaksaan telah menunjuk 17 JPU, dan akan mempersiapkan surat dakwaan untuk kelengkapan pelimpahan perkara tersangka DS, ke pengadilan,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Tim penuntutan tersebut, kata dia, saat ini sedang menyiapkan dakwaan untuk menyeret Doni Salmanan ke pengadilan.

"DS rencananya dihadirkan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. JPU, dalam rencana dakwaan, akan menebalkan sangkaan Pasal 45 a ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) 11/2008-19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan Pasal 3, atau Pasal 4 UU 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," kata Ketut.

Dakwaan tersebut, terkait peran tersangka DS yang dituding melakukan penyebaran kabar bohong yang dinilai menyesatkan publik, dan mengakibatkan konsumen. Tudingn tersebut, terkait aplikasi investasi Quotex. 

Penunjukkan 17 JPU, dan penyusunan dakwaan tersebut, dilakukan setelah tim penyidik dari Bareskrim Polri melakukan serah terima tanggung jawab tersangka, dan alat bukti kasus DS, Selasa (5/7/2022).

Pelimpahan tersebut, dilakukan tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber) Polri, kepada tim jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.  

“Saat ini, tersangka DS, masih tetap berada dalam tahanan selama 20 hari, menunggu penetapan sidang,” kata Ketut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar