Bea Cukai Bengkulu Tindak Ratusan Ribu Rokok Ilegal 

Pemusnahan barang ilegal sitaan Bea Cukai Bengkulu. (Foto Antarabengkulu.com)

KBRN, Jakarta: Bea Cukai Bengkulu mencatat hingga pertengahan  Juni 2022 berhasil melakukan penindakan rokok ilegal sebanyak  260 ribu batang rokok. Rokok ilegal tersebut berpotensi kerugian mencapai Rp 194 juta. 

"Penindakan rokok ilegal ini dari berbagai merk," kata  Kepala Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea  Cukai Bengkulu Dadang Sudarman dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Selasa (28/6/2022).

Dadang mengungkapkan penindakan rokok ilegal ini karena  kebanyakan rokok tersebut tanpa pita cukai.Selain itu, rokok  tersebut mempunyai pita cukai palsu. 

"Pemalsuan itu kurang lebih sama seperti pemalsuan uang. Pita cukai itu salah satu instrumen itu bentuknya hampir mirip  dengan uang. Jadi ya mencetak cetak seperti biasa kemudian  dilengketkan seperti itu dan dibuat semirip mungkin ya,"  ucap Dadang.

Untuk mengetahui rokok tanpa pita cukai, maka  digunakan sinar UV dan menambah alat kimia untuk mengetahuinya  keaslian pita cukai. 

Diketahui, pada tahun 2021, Bea Cukai Bengkulu telah berhasil  melakukan penindakan rokok ilegal sebanyak 1.200.000 batang.  Pada tahun 2020, pihaknya menindak rokok ilegal sebanyak  1.500.000 batang. 

"Untuk sementara trennya turun, tapi pasti kita akan genjot lagi (penindakan)," kata Dadang.

Pihak Bea Cukai serius untuk terus melakukan  penindakan rokok ilegal dengan program Gempur Rokok Ilegal.  Bahaya rokok ilegal selain kehilangan penerimaan negara, juga berbahaya bagi kesehatan karena tidak ada standarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar