Ade Yasin Suap untuk Manipulasi Data Keuangan

Eks Bupati Bogor Ade Yasin usai diperiksa penyidik KPK di gedung Merah Putih Foto : umam RRI

KBRN, Jakarta : KPK menduga ada perintah dari Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin kepada beberapa SKPD di wilayahnya untuk mengumpulkan uang. Uang itu untuk auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat agar memanipulasi data keuangan.

Informasi ini didalami penyidik KPK saat memeriksa Ade Yasin pada Rabu, 22 Juni 2022. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka sekaligus pegawai BPK perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah.

"Tim penyidik mendalami keterangan tersangka AY (Ade Yasin). Antara lain terkait adanya arahan ke beberapa SKPD di Pemkab Bogor yang menjadi objek audit pemeriksaan oleh tersangka ATM (Anthon) dan kawan-kawan," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Ali enggan memerinci pertanyaan penyidik ke Ade. Alasannya untuk menjaga kerahasiaan proses penyidikan. Lembaga Antikorupsi juga mendalami kesepakatan manipulasi data antara Ade dan auditor BPK perwakilan Jawa Barat.

"Pendalaman juga terkait dugaan kesepakatan hasil kesimpulan hasil audit diubah menjadi tidak ada temuan," ujar Ali.

Diketahui, Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021. KPK menetapkan delapan tersangka sebagai pemberi serta penerima dalam perkara ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar