Kejagung Temui Perwakilan Korban Binary Option

Kapuspenkum Kejagung berama Jaksa Peneliti menerima Audiensi korban Platforn Binary Option

KBRN Jakarta : Kejaksaan Agung telah menerima dua orang perwakilan dari Himpunan Korban Penipuan & Manipulasi Affiliator Platform Binary Option. Mereka ini mewakili 50 orang korban yang terkait platform Binary Option. 

"Kami telah menerima 2 orang perwakilan korban Platform Binary Option sekitar pukul 13:30 WIB, "kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana kepada wartawan di Gedung Puspenkum Selasa (21/6/2022)

Perwakilan Maru Nazara dan M. Rizki menyampaikan aspirasi agar berkas dinyatakan lengkap (P-21) mengingat masa tahanan tersangka Indra Kenz (IK) akan berakhir pada Jumat 24 Juni 2022, Karena para korban khawatir pekara tersebut terhenti dan tidak berlanjut. 

Menanggapi hal tersebut, jaksa peneliti telah memberikan masukan kepada penyidik Polri untuk melakukan audit

"Jaksa Peneliti telah memberikan petunjuk pada Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri. Intinya untuk melakukan audit baik terhadap kegiatan trading, jumlah uang yang masuk dalam Binary Option, jumlah uang yang diterima oleh tersangka. Kemudian jumlah korban dan validasi antara korban dengan jumlah kerugian yang diderita. "ucap Ketut. 

Saat ini, Jaksa Peneliti masih menunggu berkas perkara atas nama tersangka Indra Kenz dari penyidik (kepolisian). Jika nanti sudah diterima Kejaksaan, maka dapat berlanjut ke tahap dinyatakan berkas lengkap (P-21). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar