KPK Rampungkan Dakwaan Bupati Nonaktif PPU

Bupati Penajam Paser Utara nonaktif Abdul Gafur Masud tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa)

KBRN, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah merampungkan dakwaan Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud, terkait kasus dugaan suap kegiatan pengadaan barang, jasa, dan perizinan di Kabupaten PPU.

Dakwaan itu segera diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Samarinda.

"Tim jaksa telah selesai melimpahkah berkas perkara bersama surat dakwaan terdakwa Abdul Gafur Mas'ud dan kawan-kawan ke Pengadilan Tipikor pada PN Samarinda," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Tak hanya Abdul Gafur Mas'ud, KPK juga merampungkan dakwaan Plt Sekda PPU Mulyadi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten PPU Edi Hasmoro, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jusman, dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afidah Balqis. Dakwaan Keempat orang itu juga diserahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Samarinda.

Kelima orang itu kini menjadi tahanan pengadilan. Namun, mereka masih dititipkan di beberapa rumah tahanan (rutan) di Jakarta.

Gafur dan Balqis dititipkan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih. Sementara itu, Edi dan Jusman dititipkan di Rutan Polres Jakarta Pusat.

"Mulyadi ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur," ujar Ali.

Jaksa KPK kini tinggal menunggu jadwal persidangan mereka semua. Agenda sidang perdana dimulai dengan pembacaan dakwaan dari kubu jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK.

KPK menyiapkan dua dakwaan untuk kelima orang itu. Pertama, mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. Lalu, pada dakwaan kedua mereka disangkakan melanggar Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP pidana. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar