Pemusnahan Ratusan Kilogram Narkoba Dari Sejumlah Kasus

Konferensi Pers pemusnahan barang bukti narkoba yang dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba, Brigadir Jenderal Polisi, Krisno Halomoan Siregar (Dok. RRI/IMMANUEL CHRISTIAN)

KBRN, Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memunaskan 244 kilogram narkotika jenis sabu, 13,8 kilogram ganja, 200 ribu butir pil ekstasi, serta 47.500 pil happy-5.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan pemusnahan barang haram itu berasal dari pengungkapan delapan kasus berbagai tempat berbeda di Indonesia dengan 21 orang sebagai tersangka.

“Pemusnahan barang bukti narkoba ini hasil sitaan delapan kasus dan 21 orang tersangka. Kasus ini rentang waktunya mulai 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022,” ungkap Krisno di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022).

Ia menjelaskan menurut laporan polisi yang diterima pada tanggal 17 Desember 2021, pihaknya telah berasil diungkap kasus narkotika jenis sabu sebanyak 222 ribu gram, ekstasi sebanyak 90 ribu gram dan erimin atau happy-5 sebanyak 47.500 butir.

Kasus tersebut merupakan jaringan Malaysia-Indonesia, yang disita dari tersangka FR, HB, dan SJ. 

Adapun TKP di perairan Pesisir Simpang Ulom dan Rumah Dusun Barat, Jangka Keutapang Aceh. TKP tersebut merupakan hasil operasi KRYD Baruna 2021 tanggal 17 November hingga 31 Desember.

Kemudian laporan polisi tanggal 27 November 2021 dengan narkotika jenis sabu sebanyak 1.019 gram jaringan Jakarta, disita dari tersangka AS dan MF. Adapun TKP di Jalan Family, Cipedak, Jakarta Selatan.

Laporan polisi pada tanggal 3 Desember 2021, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu sebanyak 10.286 gram, jaringan Malaysia-Bekasi-Madura, disita dari tersangka BH dan MJ. Adapun TKP Jalan Raya Pebayuran, Kelurahan Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat. 

Lalu, pada tanggal 10 Desember 2021 dengan narkotika jenis sabu sebanyak 50,28 gram, jaringan Jakarta, disita dari tersangka EF, AS, dan OAM. Adapun TKP di Jalan Raya Parung, Bojong Sari, Kota Depok, Jawa Barat.

Serta, pengungkapan, pada tanggal 21 Desember 2021 dengann narkotika jenis sabu sebanyak 7.288 gram, jaringan Malaysia-Bekasi-Madura, disita dari tersangka AR, SB, dan NR. Adapun TKP di parkiran sebuah rumah sakit Jalan Raya Lemah Abang, Cikarang Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Total jiwa yang dapat diselamatkan 1.228.100 jiwa,” tandas Krisno.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar