FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

Sekolah Diambil Pemilik Lahan, Seribu Siswa Terlantar

Anak-anak pelajar SDN Kiara Payung, Kabupaten Tangerang, terlantar akibat sekolah mereka disegel pemilik lahan (Dok. Tangkap Layar)

KBRN, Tangerang: Sebanyak 1.000 pelajar SD Negeri Kiara Payung, Kabupaten Tangerang, terlantar tidak dapat mengikuti pelajaran di hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tangerang, Banten. 

Penyebabnya, gedung sekolah mereka disegel dan dikunci oleh pihak yang mengklaim ahli waris dari pemilik lahan tersebut. 

Salah satu orang tua siswa SDN Kiara Payung, Marlina, mengungkapkan kekecewaan mendalam lantaran anaknya tidak bisa mengikuti PTM di hari pertama. 

"Apalagi ini kan dibuka setelah ada pelonggaran, belajar tertunda. Saat mau mulai PTM, kenapa begini," ungkap Marlina di lokasi kejadian, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (25/10/2021). 

Marlina berharap, penyelesaian ini segera dituntaskan oleh Pemkab Tangerang.

Pasalnya, sebagai orang tua murid pasti kebingungan akan proses pembelajaran anaknya. 

"Sudah mau mulai normal, keadaan begini (sekolah disegel). Bingung saya sebagai orang tua murid. Saya harap, pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini, karena kita sebagai orang tua murid bingung," jelasnya. 

Pantauan RRI.co.id, para murid dan orang tua muris hanya berkumpul di luar gerbang sekolah karena di pagar masuk sekolah terpampang spanduk berisikan pemberitahuan dilarang melakukan kegiatan apapun di atas tanah milik Almarhum Miing Bin Rasiun berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor: 1103/Pdt.G/2019/PN.TNg, tertanggal 09 Juni 2020 dan Pengadilan Negeri Banten Nomor: 151/Pdt/2020/PT. Btn, Tanggal 15 Januari 2021 yang telah dikuasakan kepada Law Firm S A Tanjung dan Fahri

Informasi yang dihimpun RRI.co.id, lahan SD Negeri Kiara Payung yang berdiri diatas lahan seluas tiga ribu merer persegi ini adalah bukan milik Pemerintah Kabupaten Tangerang. 

Bangunan SD Negeri Kiara Payung ini berdiri sejak 1984 atau sekitar 37 tahun lalu menggunakan lahan milik pribadi warga sekitar bernama almarhum Miing Bin Rasiun. 

Seiring berjalannya waktu, pemilik lahan SD Negeri Kiara Payung ini tidak mendapatkan pergantian lahan maupun biaya sewa.

Alhasil, sengketa lahan itu begulir ke ranah hukum dam berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Tangerang dan Pengadilan Tinggi Banten yang telah inkrah dimenangkan oleh pihak ahli waris dari almarhum Miing bin Rasiun. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00