Waspada Kejahatan Pornografi Online Terhadap Anak

KBRN, Aceh Singkil: Kejaksaan Negeri Aceh Singkil mencatat beberapa kasus kejahatan pornografi secara online terhadap anak di Kabupaten Aceh Singkil. 

Atas kondisi ini, masyarakat di imbau untuk mencegah dengan meningkatkan peran keluarga.  Karena kejahatan pornogafi secara online terhadap anak dapat terjadi pada siapa saja dan dapat terjadi dimana saja, sehingga sangat diperlukan peran keluarga.

“Di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, ada beberapa, sebelum saya. Ada yang mengakibatkan korban anak," kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, melalui Kasi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Muhammad Hendra Damanik kepada RRI, Senin (25/10/2021).

Lebih jauh, dia mengatakan, kejahatan pornografi secara online sudah semakin marak, bahkan ada beberapa kasus terjadi di Aceh Singkil.

"Jadi mereka berpacaran, divideoin, lalu dia jadikan alat itu sebagai ancaman untuk si anak untuk mendapatkan apa yang dia inginkan,” jelasnya.

Dikatakan Hendra, seiring perkembangan zaman, sangat sulit untuk menghindari handphone maupun internet yang merupakan jalur masuk kejahatan online, namun bisa diantisipasi lebih dini.

“Memang awal mulanya semua dari keluarga. Apa itu? Agama, perilaku, lalu media, handphone. Tidak bisa kita pungkiri, apalagi di zaman Covid ini, sekolah pun daring. Handpone ini kan tidak bisa kita hindari.  Handphone, internet, semua tidak bisa hindari. Nah, dari jalur-jalur itu dia masuk, kesempatan, bagi pelaku anak dan korban anak. Makanya kalau mau mengantisipasi itu dari keluarga, dari orangtua,” tuturnya.

Lebih lanjut Hendra mengatakan untuk setiap kejahatan pornografi online atau kejahatan online lainnya tidak boleh didiamkan. Tetapi harus dilaporkan ke pihak yang berwajib, dengan membawa seluruh bukti-bukti yang ada.

"Saya imbau masyarakat agar tidak merespon tawaran-tawaran menggiurkan secara online," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00