Anggota DPRD Tangerang Balik Polisikan Jopie Amir

Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia bersama rekannya Pabuadi

KBRN, Tangerang: Anggota DPRD Kota Tangerang, Epa Emilia bersama rekannya Pabuadi balik mempolisikan Jopie Amir ke Polres Metro Tangerang Kota. Pasalnya, laporan terkait pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan senjata api (senpi) tidak sesuai fakta dan telah mencemarkan nama baiknya sebagai wakil rakyat serta partainya yakni, PDI Perjuangan. 

Menurut Epa Emilia, kejadian yang sebenarnya malah sebaliknya.

"Pelaporan terhadap diri saya itu tidak benar dan tidak sesuai fakta," ungkapnya kepada rri.co.id, Kamis (23/9/2021). 

Politisi PDI Perjuangan itu pun mengaku telah melaporkan balik Jopie Amir ke polisi.

"Hari ini saya klarifikasi internal partai dulu. Nanti saya jelaskan. Saya yang dianiaya, dipukulin. Pabuadi (rekan, red) menolong. Saya sudah melaporkan balik sesuai fakta mas," terangnya. 

Sementara Joprie Amir mengaku, saat terjadi penganiayaan itu, dirinya tidak melakukan perlawanan sama sekali. Saat itu, dia mengklaim benar-benar tidak berdaya. 

"Saya tak melakukan perlawanan sama sekali. Udah ya pak, wasalam. Pak, saya butuh istirahat. Maaf ya pak," ucap Joprie. 

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota DPRD Kota Tangerang, Epa Emilia bersama rekannya Pabuadi dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota, Senin (20/9/2021).  

Diduga keduanya melakukan penganiayaan dan pengeroyokan dengan menggunakan senjata api (senpi) terhadap Jopie Amir.  

Hal itu tertuang dalam bukti tanda laporan bernomor : LP/B/1034/IX/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya.  

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim saat konfirmasi terkait hal tersebut mengaku belum mengetahui ihwal laporan itu. "Belum monitor bang. Saya cek dulu yah," kilahnya kepada rri.co.id, Rabu (22/9/2021). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00