Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Belum Dinonaktifkan

KBRN, Tangerang: Tiga petugas Lapas Kelas I A Tangerang yang berstatus tersangka, terkait insiden kebakaran yang menelan korban narapidana belum dinonaktifkan. 

Pasalnya, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Banten, belum menerima surat penetapan tersangkanya. 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan, pihaknya belum menerima surat penetapan tersangka. 

"Sampai saat ini, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten belum menerima surat penetapan tersangka," ungkapnya kepada rri.co.id, Selasa (21/9/2021). 

Lantaran belum menerima surat penetapan tersangka, sambung Rika, pihaknya belum dapat menentukan langkah yang akan diambil untuk ketiga tersangka itu. 

Rika mengaku, usai menerima surat penetapan, baru pihaknya akan menindaklanjuti tiga tersangka tersebut.

"Nanti kita lihat, kalau memang sudah ada surat penetapan, maka kita akan melakukan langkah selanjutnya," kata dia. 

Saat ditanya apa bentuk konkret langkah yang akan diambil usai pihaknya menerima surat penerapan, Rika belum merespons. 

Sebagaimana diketahui, Kepolisian menetapkan tiga tersangka atas kasus tersebut pada Senin (20/9/2021). Ketiga tersangka tersebut berinisial RU, S dan Y. 

"Di dalam gelar perkara ditetapkan tiga tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin. 

Mereka dijerat Pasal 359 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. 

Yusri tak mengungkap peran atau jabatan dari ketiga petugas lapas yang telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00