Kasus Korupsi, Kejari Menyita Kapal Motor Penyeberangan

Pantauan Terakhir, Kapal Tertambat di Sungai Gruti Gosong Telaga, Singkil Utara

KBRN, Singkil:  Penyidikan kasus dugaan tidak pidana korupsi pengadaan Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Singkil- 3 berlanjut. Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkil menyita Kapal Motor Penyebrangan (KMP) tersebut, dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Singkil,  sebagai barang bukti dan untuk  mempermudah tahan penyidikan.

Penyitaan kapal dilakukan, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, yang dipimpin langsung Kasi Pidsus.  Delfiandi, SH,  yang didampingi Kasi Datun dan Kasi Pidum Kejaksaaan setempat. Senin (20/09/2021)

" Penyitaan Kapal dilaksanakan, atas dasar surat  perintah Kepala Kejaksaaan Negeri Aceh Singkil. Bapak Muhammad Husaini, SH " Sebut Delfiandi, kepada RRI. Senin (20/9/2021).

Kemudian, Delfiandi menambahkan, saat proses penyitaan berlangsung, diketahui KMP Singkil 3 tertambat di sungai Gruti Arah  Ke Seragian Kampung/Desa Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil. 

Serta, kapal milik Pemkab Aceh Singkil ini disita, sudah tercatat pada Aset Dinas Pemuda dan Olahraga (Disparpora). Kemudian, tim penyidik menitipkan kapal tersebut pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Singkil.

"Selain menghindari hal yang tidak di inginkan,  penyitaan Kapal juga bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar proses penyidikan," tambahnya.

Diketahui, sebelumnya status kasus dari Penyelidikan ke tahap Penyidikan dugaan Mark- Up Kapal Motor Singkil-3 itu, sudah di mulai sejak 22 Juli 2021 lalu.

Hasil dari penyelidikan tim berpendapat ada dugaan perbuatan melawan hukum dalam pengadaan kapal dengan sumber dana DAK AFIRMASI Tahun Aggaran 2018 sebesar Rp. 1,2 Milyar Pos Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Singkil. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00