Kejaksaan Amankan Buronan Kasus Dana BOS Sumsel

Buronan Kasus Korupsi Dana BOS Di Sumatera Selatan

KBRN Jakarta: Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan,   Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan berhasil mengamankan Buronan Tindak Pidana Korupsi atas nama “ND” di Bukit Indah Residence, Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (14/9/2021) pukul 18:00 WIB.

“ND  merupakan buronan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang,” kata Leonard, Selasa (14/9/2021).  

Identitas orang yang diamankan, yaitu: 

Nama : ND

Tempat Lahir : Limau Barat

Umur/Tanggal Lahir : 56 Tahun / 23 Agustus 1965

Jenis Kelamin : Perempuan

Kewarganegaraan : Indonesia

Tempat Tinggal : Komp. Bukit Nasa Indah Blok M.4 RT.042/RW.003, Kel. Sukarami, Kec. Sukamari, Kota Palembang, Sumatera Selatan

Agama : Islam

Pekerjaan : Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pendidikan : S1, "ungkap Leo dalam keterangan tertulis pada media Selasa (14/9/2021)

Dijelaskannya,  ND ditetapkan sebagai tersangka  berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Palembang Nomor: 01 / L.6.10 / Fd.1 / Pidsus / 12 / 2020 tanggal 30 Desember 2020, 

"ND ditetapkan sebagai Tersangka karena diduga telah melakukan Dugaan Penyelewangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sumber Dana dari APBN (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Sumber Dana dari APBD (BOSDA) Tahun Anggaran 2019 pada SD Negeri 079 Palembang Triwulan II sebesar Rp 404.000.000 (empat ratus empat juta rupiah) dan Triwulan III sebesar Rp 560.600.000 (lima ratus enam puluh juta enam ratus ribu rupiah), "jelasnya

Dikatakan Leo Perbuatan Tersangka sebagaimana diatur dan diancam pidana:

Primair : Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Subsidair : Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Tersangka ND diamankan di Bukit Indah Residence, Banyuasin, Sumatera Selatan karena ketika dipanggil sebagai Tersangka oleh Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, namun Tersangka tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil diamankan ketika pencarian diintensifkan bekerjasama dengan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung, "katanya.

Melalui program Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan, Leo menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri.

"untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, "pungkasnya. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00