Pembuat PCR Palsu Diduga Merupakan Sindikat

Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, Kompol Achmad Akbar, saat ditemui di Mapolres Metro Jaksel, Kamis (29/7/2021).jpeg

KBRN, Jakarta: Pelaku pembuat hasil tes PCR palsu diduga memiliki jaringan ataupun sindikat dalam melancarkan aksinya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kompol Achmad Akbar mengungkapkan, bahwa hal itu karena salah satu pelaku yang berhasil diamankan oleh pihaknya yaktu ID ternyata memiliki koneksi dengan pelaku lain dalam kasus serupa yang telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya.

“Mengenai sindikasi, memang dia (ID) terkoneksi dengan tersangka lain  inisialnya AR, AR sekarang juga sudah dalam proses penyidikan di polda metro, keduanya terkoneksi,” ungkapnya kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Kamis (29/7/2021).

Untuk motif sendiri, Akbar menyampaikan, pelaku melakukan perbuatannya karena himpitan ekonomi.

“Kalau secara figur pelaku inisial ID warga masyarakat biasa, motifnya tentunya sih ya ekonomi. ID tidak ada kerjaan,” ujarnya.

Namun kendati demikian, Akbar mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendalami dan menyelidiki kasusnya hingga tuntas, terlebih jika ada dugaan sindikat tersebut.

Seperti diketahui, Polres Metro Jaksel berhasil menangkap dua pelaku pembuat surat hasil tes PCR palsu. Kedua pelaku yakni J dan ID ditangkap di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021).

Di tempat lain, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga meringkus empat pelaku pembuat surat hasil Swab PCR dan sertifikat vaksinasi palsu.

Keempat pelaku itu berinisial ESVD, AR, BS dan seorang anak di bawah umur, sedangkan satu pelaku lain masih dalam pengejaran polisi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00