Pengusaha Batubara Digugat Pailit Eks Pengacara Pribadinya

Suasana Sidang PKPU

KBRN, Jakarta: Pengusaha Nikel dan batu bara, Raymondus Mulyadi S, digugat Kepailitan/PKPU di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor Perkara: 293/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst. oleh eks pengacara pribadinya yaitu Dormauli Silalahi, SH melalui kuasa hukumnya Raymond Manurung, SH dari Kantor Hukum HAGAI & CO yang telah didaftarkan pada 12 Juli 2021 

“Gugatan tersebut didasari oleh tidak dibayarkan secara penuh/seluruhnya succes fee lawyer Dormauli Silalahi sejak tahun 2018 hingga perkara tersebut didaftarkan di Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Padahal sudah jelas dan nyata bahwa di dalam perjanjian jasa antara klien kami dan Raymondus Mulyadi S selaku Termohon PKPU sudah tercantum mengenai succes fee yang menjadi hak dari pada klien kami yang pada saat itu menjadi pengacara pribadi dari Raymondus Mulyadi S. Sehingga dengan tidak dibayarkannya kewajibannya, maka Raymondus Mulyadi S dapat dikategorikan telah memenuhi unsur-unsur hukum yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, yakni Undang-Undang Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU," tutur Raymond Manurung kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/7/2021). 

Raymond Manurung berharap upaya hukum yang sedang dijalani oleh kliennya dapat memberikan hasil yang terbaik bagi para pihak.

"Kami berharap  hasil dari sidang PKPU nanti akan menghasilkan putusan yang terbaik bagi semua pihak atau win-win solution," jelasnya. 

Menurutnya, termohon tidak hadir dalam persidangan sehingga yang bersangkutan akan dipanggil untuk hadir dalam  persidangan 

"Perkara ini masih terus berproses di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan agenda sidang pada Kamis 29 Juli 2021 adalah panggilan kedua bagi pihak Raymondus Mulyadi S, karena pada persidangan kali ini pihak Termohon tidak hadir," ucapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00