Terima Video Call Sex, Anggota Dewan Jember Diperas

Ilustrasi video call sex. (Foto: Istimewa)

KBRN, Jember:  Seorang anggota dewan dari DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), diperas saat menerima video call sex dari perempuan cantik. Komunikasi ini berlangsung di media sosial Facebook.

Kasus ini bermula saat korban menerima panggilan video call dari nomor tak dikenal. Ketika diangkat, sosok perempuan tiba-tiba saja muncul dalam kondisi telanjang.

Ternyata pelaku merekam komunikasi via video tersebut. Tujuannya diduga untuk memeras korban. Tak berselang lama setelah percakapan itu putus, perempuan ini lantas meminta uang senilai Rp2 juta.

Perempuan cantik yang tampil telanjang itu mengatakan sudah memegang bukti bahwa anggota dewan ini video call seks dengan dirinya. Bila uang tidak dikirim, dia mengancam akan menyebarkan rekamannya.

Ketua DPC PPP Jember, Madini Faruq, membenarkan adanya kasus pemerasan yang dialami salah satu kadernya. Korban mengaku saat itu tidak mengetahui bahwa panggilan video itu merupakan jebakan dari pelaku.

"Korban menerima komunikasi dari orang tak dikenal. Dia mengira dari konstituen yang ingin menyampaikan aduan, jadi diangkat," kata Madini, Minggu (20/6/2021).

Anggota dewan yang menjadi korban ini pun mengaku sudah mentransfer uang senilai Rp1 juta ke nomor rekening yang diberikan pelaku. Namun perempuan ini terus menagih sisanya, sehingga dia melapor ke polisi.

Kasus ini dilaporkan ke Polresta Denpasar, karena saat itu yang bersangkutan sedang melakukan kunjungan kerja ke wilayah Bali.

"Setelah melapor, ternyata kasus ini sudah beberapa kali terjadi dan mengincar beberapa pejabat lain dari luar daerah," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00