Pancasila Tuntun Indonesia Mewujudkan Perdamaian Abadi

Peneliti Utama BRIN Prof Asvi Warman Adam menjadi nara sumber pada Talkshow Beranda Nusantara dengan tema "Pancasila, Sejarah, dan Tantangannya" di Galeri Tri Prasetya RRI, Medan Merdeka, Jakarta Kamis (23/6/2022). (Foto/rri.co.id/Chaarly Reinhard)

KBRN, Jakarta: Pancasila tidak saja menyatukan ras, suku, budaya, dan agama dalam koridor Bhinneka Tunggal Ika, tapi juga membuat bangsa ini turut bertanggung jawab menciptakan dunia yang lebih damai, menurut peneliti BRIN. 

Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Asvi Warman Adam juga mengatakan, secara eksternal, Indonesia melakukan apa yang menjadi tujuan bernegara, yaitu mewujudkan perdamaian abadi. 

"Pancasila sebagai pemersatu. Bagaimana menghilangkan ketimpangan kaya dan miskin, ketimpangan antara wilayah dan daerah. Apa yang menjadi tujuan bernegara, yaitu mewujudkan perdamaian abadi," kata Asvi dalam Talkshow Beranda Nusantara bertema "Pancasila, Sejarah, dan Tantangannya" di Galeri Tri Prasetya RRI, Jakarta, Kamis (23/6/2022). 

"Bung Karno memulainya dari tahun 1955 misalnya, dengan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) untuk memerdekakan banyak negara di Asia dan Afrika. Sekarang, yang diteruskan Presiden Jokowi dengan melakukan upaya bagaimana melakukan pendekatan terhadap Ukraina dan Rusia," katanya. 

Ia berharap ada solusi yang dapat ditawarkan untuk meredakan ketegangan di wilayah tersebut. 

"Jadi kita menyelesaikan masalah di dalam negeri dengan mempersatukan bangsa, dan kita bisa partisipasi secara internasional," ucapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar