BRIN: Generasi Muda Harus Tahu Sejarah Indonesia 

Peneliti Utama BRIN Prof Asvi Warman Adam menjadi nara sumber pada Talkshow Beranda Nusantara dengan tema

KBRN, Jakarta: Peneliti Utama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Asvi Warman Adam mengatakan mengenali sejarah merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan generasi muda sebagai pembelajaran dan menjauhkan hal-hal yang dapat mengganggu kedaulatan negara. 

"Jadi harus mengetahui konsep. Agar lantas tidak membuat tersinggung ketika mengklaim suatu hal, maka kita juga harus tahu sejarahnya," kata Asvi dalam Talkshow Beranda Nusantara dengan tema "Pancasila, Sejarah, dan Tantangannya" di Galeri Tri Prasetya RRI, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Ia juga menjelaskan perdebatan yang terjadi pada sidang BPUPKI dan PPKI dahulu, masih dirasakan pengaruhnya sampai saat ini bagi negara Indonesia, seperti soal keutuhan wilayah Indonesia.

"Di dalam sidang itu, pembicaraan itu mengarah kepada bahwa negara Indonesia ini adalah negara yang dulunya itu bekas jajahan Belanda, Jadi Hindia-Belanda itu yang saat ini namanya Indonesia," jelasnya. 

Sementara itu, Asvi juga memberikan contoh dengan pendapat Mohammad Hatta yang menyatakan bahwa Papua yang dikenal dengan Irian Jaya bukanlah Indonesia, tetapi Melanesia yakni sebuah kelompok etnis dan pengelompokan pulau-pulau yang berbeda dari Polinesia dan Mikronesia. 

"Jadi tidak benar juga, jika diplesetkan pemikiran Hatta, bahwa Papua itu bukan Indonesia. Tetapi, Papua adalah Melanesia, karena suku bangsa di Indonesia Timur tersebut terpengaruh dari budaya Melanesia," jelas Asvi. "Maka dari itu, kita harus tahu sejarahnya."  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar