50 Warga Pilih Bertahan Saat Banjir Rob, Polisi Bagi Makanan

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono mendatangi warga yang bertahan di rumahnya saat terjadi banjir rob di Demak. Selain patroli keamanan, ia juga membagikan makanan, minuman dan obat-obatan. (istimewa)

KBRN,Demak: Perumahan Pondok Raden Patah, Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah, termasuk kawasan yang terendam banjir rob.

Sekitar 50 warga memilih bertahan di rumah untuk memantau ketinggian air sekaligus menjaga rumah dari kemungkinan aksi kejahatan bila ditinggal pergi.

Polres Demak turun tangan menyambangi warga yang bertahan untuk memberikan makanan hingga obat-obatan.

Mereka juga melakukan patroli untuk mencegah tindak kejahatan pencurian rumah yang ditinggal warga mengungsi ke tempat aman dari banjir. 

Polres Demak dibantu oleh relawan setempat juga berkeliling komplek memastikan keamanan dan keselamatan warga yang masih bertahan di dalam rumah.

"Malam ini kami bekerjasama dengan relawan menggunakan perahu karet untuk membagikan obat - obatan, nasi bungkus dan air mineral kepada warga Perumahan Pondok Raden Patah, Sriwulan," kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Rabu (25/5/2022).

Budi mengungkapkan, pihaknya akan terus bekerjasama dengan TNI, BPBD dan PMI dalam penanggulangan banjir rob yang menggenangi perumahan warga di Kecamatan Sayung.

"Kami akan terus memantau perkembangan banjir rob di Sriwulan, Kecamatan Sayung. Bantuan dari pemerintah dan relawan juga sudah datang. Petugas gabungan juga disiagakan di posko untuk membantu warga terdampak banjir rob di perumahan Pondok Raden Patah," ungkapnya.

Warga yang mendapatkan bantuan dari Polres Demak mengaku berterima kasih.

Setidaknya, ada sekitar 50 orang yang memilih bertahan di rumah dan diberi makanan siap saji.

Mereka memilih bertahan di rumah, untuk memantau ketinggian air dan menjaga rumah yang ditinggalkan warga untuk mengungsi.

"Alhamdulillah, sudah dapat bantuan dari Kapolres. Malam ini air sudah mulai surut, sekarang tinggal setinggi lutut," kata Rahayu, warga Perumahan Pondok Raden Patah yang mendapatkan bantuan makanan siap saji.

Sebelumnya Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo mengingatkan masyarakat yang berada di pesisir pantai untuk mewaspadai banjir rob.

Eko mengatakan, banjir rob terjadi karena bersamaan adanya fase bulan purnama dan kondisi Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi).

"Berdasarkan analisis dan prediksi pasang surut, kondisi banjir pesisir ini dapat berlangsung hingga tanggal 25 Mei 2022 di sebagian utara Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Eko melalui keterangan pers, Selasa (24/5/2022).

Eko mengungkapkan, saat ini kondisi banjir rob terjadi di sejumlah tempat.

Seperti pesisir Pantai Tegal, Wonokerto-Pekalongan, Pantai Sari-Pekalongan, Pantai Batang, Pantai Tawang Kendal, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Juga Jalan Raya Genuk Semarang-Demak, Pantai Karang tengah Demak, Pantai Rembang dan pesisir Jawa Timur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar