Akademisi UI: Pelaku UMKM Tidak Prioritaskan Pengembangan

Direktur UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Nining Soesilo memberikan pendapatnya pada Dialog "Beranda Nusantara" dengan konsep Temu Kelompencapir atau Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa, Rabu (25/5/2022). (Foto/rri.co.id/Chaarly Reinhard).jpeg

KBRN, Jakarta: Direktur UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Nining Soesilo mengatakan, banyak pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia tidak memprioritaskan memperbesar usahanya. 

"Kami melakukan survei dengan kuisioner, prioritas pertama pelaku UMKM makan dan minum bukan memperbesar usaha mereka," ungkapnya, saat Dialog UMKM: Usaha Maju Kita Mendunia di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Rabu (25/5/2022). 

Katanya, mengutip Maslow, manusia memiliki lima tingkatan kebutuhan, yaitu kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan penghargaan, kebutuhan memiliki dan kasih sayang, kebutuhan keamanan, kebutuhan fisiologi. Nah, saat melakukan survei ke pelaku UMKM di daerah, ternyata prioritasnya berbeda-beda.

“Ada penjual teri goreng, saya tanya mau nggak lebih besar lagi tokonya, dia bilang nggak mau, akhirnya saya menanyakan prioritasnya apa, keluarga besar bisa makan, mereka menempatkan prioritas mereka anak sekolah,” katanya.

Adapun, dari survei tersebut, untuk memperbesar usaha mendapat urutan 12.

“Memperbesar usaha buat mereka nggak penting, orientasinya kalau mau besar mereka takut,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar