Legislator: DPR Sangat Memperhatikan Kepentingan UMKM

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menjadi nara sumber pada Dialog "Beranda Nusantara" dengan konsep Temu Kelompencapir atau Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa, Rabu (25/5/2022). Dialog yang bertema "Usaha Maju, Kita Mendunia digelar oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI).(Foto/rri.co.id/Chaarly Reinhard).jpg

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menegaskan, Senayan sangat memperjuangkan kepentingan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Salah satunya, menurut Aria, melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. 

"Ada UU Koperasi yang sampai saat ini dibatalkan Mahkamah Konstitusi itu tetap menjadi prolegnas prioritas di Komisi VI, karena kita berharap UU Koperasi ini dan UMKM ini menjadi satu pilar untuk payung dan berkembangnya UMKM dan Koperasi," jelas Aria saat menjadi narasumber dalam dialog dengan tema "Usaha Maju, Kita Mendunia" yang diselengarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Rabu (25/5/2022).

Selain itu, tambahnya, melalui UU 36 soal Perdangangan, DPR juga selalu memperhatikan kepentingan UMKM.

"Dengan terkait komoditas ekspor dan impor pemerintah dapat menunjuk badan usaha dengan memperhatikan harga bukan hanya ditingkat konsumen tetapi juga produsen," ucapnya.

Demi mendorong pembinaan UMKM, pembiayaan UMi (Ultra Mikro) terus dilakukan. Hal itu agar perbaikan kualitas produk UMKM sebagai produsen barang langsung, menjadi lebih baik. Barang ekspor yang mengalami peningkatan kualitas tersebut ke depannya, tidak lagi dipasarkan secara konvensional, seperti mengadakan bazar, pameran, dan sebagainya. 

Melainkan, lanjut Aria, melalui pemanfaatan teknologi. Di situ para buyer dapat melihat langsung ke sentra-sentra produksi UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Ternyata, cara-cara seperti ini menjadi tambahan pendapatan bagi kawan-kawan diaspora, bahkan ibu-ibu rumah tangga di sana yang berperan aktif pasarkan produk kita di sana. Termasuk, atase kita di luar negeri saya kira bisa kalah cepat dengan para ibu tersebut dalam pasarkan UMKM kita,” tutup legislator ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar