[Cek Fakta] Pantai Pangandaran Surut Usai Gempa Cianjur

Air laut surut yang dinarasikan terjadi di Pantai Pangandaran. Foto: (ist/tiktok)

KBRN, Jakarta: Beredar di media sosial TikTok, sebuah unggahan video yang memperlihatkan air laut surut dan kering. Unggahan tersebut bertuliskan "ada apa ini seram hari ini pantai Pangandaran air laut kering? semua waspada".

Faktanya, dilansir dari tirto.id, klaim yang mengatakan bahwa air laut di Pantai Pangandaran kering setelah gempa bumi Cianjur adalah keliru. Video yang beredar tersebut merupakan peristiwa yang terjadi di Pantai Sampur, Kepulauan Bangka Belitung. 

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Iman Fatchurochman mengatakan, bahwa fenomena air laut surut di Pantai Sampur, Bangka Belitung adalah hal yang biasa. Fenomena ini juga tidak berhubungan dengan ancaman tsunami.

"Kejadian air laut yang surut di Bangka Belitung tidak terkait dengan tsunami. Itu hanya fenomena pasang surut biasa dan mungkin kondisi air surut terendah saja," kata Iman.

Klaim air laut surut dan kering di Pantai Pangandaran adalah keliru. Faktanya, peristiwa itu terjadi di Pantai Sampur, Kepulauan Bangka Belitung.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.