25 Ruas Jalan Jakarta Berlaku Ganjil Genap

Salah satu ruas jalan di Jakarta yang kena sistem ganjil genap (Dok. Istimewa/Liputan6)

KBRN, Jakarta: Perpanjangan masa PSBB transisi fase ketiga di DKI Jakarta turut mempengaruhi kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan yang berlalu lalang di Ibu Kota. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap bertujuan agar warga Jakarta hanya melakukan perjalanan penting saja serta menghindari terjadinya penumpukan. 

"Harapannya, masyarakat tidak melakukan perjalanan yang enggak penting. Misalnya nomor ganjil, lebih baik tetap di rumah. Dengan pola ini, diharapkan volume lalu lintas turun dan paling utama adalah gak ada penumpukan di pusat-pusat kegiatan atau tempat keramaian," kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Jumat (31/7/2020). 

Kebijakan ganjil-genap itu sendiri rencananya kembali diterapkan pada 25 ruas jalan dengan periode waktu pagi pukul 06.00-10.00 WIB dan sore pukul 16.00-21.00 WIB mulai Senin, tanggal 3 Agustus 2020 mendatang.

Menurut analisisnya, Syafrin menambahkan, volume kendaraan selama masa PSBB transisi mengalami kenaikan dibanding ketika masa normal sebelum ada pandemi Covid-19. 

"Dari hasil analisa kami, ternyata volume lalu lintas itu sekarang mendekati, bahkan di beberapa titik pemantauan itu, volumenya sudah di atas normal sebelum pandemi," tuturnya.

Tingginya volume lalu lintas selama PSBB masa transisi ini yang kemudian menjadi salah satu alasan Pemprov DKI kembali memberlakukan pembatasan kendaraan dengan mekanisme plat ganjil genap di beberapa ruas jalan protokol.

Berdasar informasi yang didapatkan Antara di Jakarta, 25 ruas jalan pemberlakukan ganjil genap adalah:

1. Jalan Medan Merdeka Barat 

2. Jalan MH Thamrin 

3. Jalan Jenderal Sudirman 

4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto 

5. Jalan Gatot Subroto 

6. Jalan MT Haryono 

7. Jalan HR Rasuna Said 

8. Jalan DI Panjaitan 

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan 

10. Jalan Pintu Besar Selatan 

11. Jalan Gajah Mada 

12. Jalan Hayam Wuruk 

13. Jalan Majapahit 

14. Jalan Sisingamangaraja 

15. Jalan Panglima Polim 

16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang 

17. Jalan Suryopranoto 

18. Jalan Balikpapan 

19. Jalan Kyai Caringin 

20. Jalan Tomang Raya 

21. Jalan Pramuka 

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro 

23. Jalan Kramat Raya 

24. Jalan Stasiun Senen 

25. Jalan Gunung Sahari

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00