Episode Akhir, Siapa Membunuh Yodi?

Foto (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Teka-teki misteri tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo sebentar lagi akan terjawab.

Publik menanti siapa aktor di balik tragedi tengah malam, yang meyisakan pisau dapur berbercak darah itu.

Berbagai spekulasi terpapar di publik, mulai dari kisah cinta segitiga, orang terdekat korban seperti pacar, hingga bunuh diri.

Sebab, beberapa hari sebelum kasus terjadi, ada drama terjadi di lingkaran Yodi.

Mulai dari Yodi yang terkesan menjauh dari kekasihnya Suci Fitri Rohman, serta perilaku tak biasa yang dilihat orang tua korban.

Suci berkisah, kecenderungan menjauh korban terjadi setelah ada wanita lain yang mengungkapkan perasaan pada korban. Namun, kata Suci, saat itu Yodi menolak mentah perasan itu.

Suci pun menyebut, komunikasi agak renggang itu memakluminya, karena kesibukan sang kekasih.

"Temennya (rekan Yodi, red) emang bilang kalau dia suka sama almarhum," kata Suci Fitri Rohmah dikutip dari akun Youtube CSI, TURN BACK CRIME, DAN 10-2 RTV.

"Terus ya udah saya coba tanya ke almarhum bagaimana, tapi almarhum pilihnya saya. Dia mungkin ada rasa sakit hati, mungkin sama almarhum," kata Suci.

Ibunda kandung dari Yodi, Turinah mengaku, sudah melihat gelagat aneh sebelum buah hatinya ditemukan tewas. Yodi terlihat tidak nafsu makan, dan cenderung seperti kebingungan selama cuti kerja. 

"Biasanya dia kalau cuti tuh pergi kemana gitu, makan juga nggak nafsu. Sampe seharian tuh, kayaknya pernah gak makan dari pagi sampe sore," kata Turinah pada rri.co.id ditemui di rumahnya, Kamis (23/7/2020).

Spekulasi yang lebih mengejutkan lagi adalah, bahwa Yodi tewas karena bunuh diri. 

Hal itu dikuatkan dari hasil Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Metro Jaya sudah menyelesaikan pemeriksaan sidik jari dan DNA pada sebilah pisau ditemukan di sekitar lokasi tewasnya Yodi.

Hasilnya, pemilik sidik jari dan DNA itu adalah Yodi Prabowo sendiri. 

Meski ada drama, namun kuat dugaan, kematian Yodi memang karena dibunuh.

Beberapa saksi di lapangan melihat ada dua orang tak dikenal melintas menuju TKP pada malam kejadian. 

Satu orang mengenakan kemeja kantor, dan satu lainnya memakai kupluk.

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Hamidah Abdurrahman memastikan, ada aktor intelektual dibalik kematian Yodi.

Hal itu diutarakannya menyusul pihak kepolisian menduga Yodi Prabowo dibunuh pada tengah malam, Rabu 8 Juli 2020 lalu.

"Ada aktor intelektualnya," kata Hamidah kepada RRI.co.id di Jakarta, Sabtu (25/7/2020).     

Menarik menunggu hasil publikasi dari pihak kepolisian. Misteri meregangnya nyawa Yodi sebentar lagi akan tersaji.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00