Jabar Waspadai Penyebaran Covid-19 di Asrama Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RRI/Rini Hairani)

KBRN, Jakarta: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewaspadai penularan virus corona (Covid-19) di sejumlah titik di provinsi Jawa Barat, khususnya lembaga pendidikan berbasis asrama atau kedinasan.

Terlebih menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini, pasca kasus yang terjadi di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) baru – baru ini telah memberi pengaruh kenaikan secara signifikan.

"Tapi ada titik-titik yang perlu diwaspadai yakni lembaga pendidikan kenegaraan. Yang berasrama," kata Ridwan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/07/2020).

Meski demikian, Kang Emil mengklaim bahwa penanganan covid – 19 di Provinsi Jawa Barat tergolong terkendali.

BACA JUGA: Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Didukung Penuh

Kenaikan kasus pun disebut fluktuatif, meski sempat terjadi kenaikan di kompleks Secapa, kemudian beberapa hari kemudian dilaporkan kurva menurun.

"Jadi artinya Jabar tuh sebenarnya terkendali," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan kondisi baik dan terkendali itu terlihat dari angka kasus positif di bawah 5 persen.

"Salah satu ukuran WHO ya, keterpaparan. Kita kan di bawah 5 persen. Dari 100 persen PCR-Swab, kita hanya 4 persen. Provinsi lain dekat kita ada 30 keterpaparannya 12 persen, 10 persen. Jadi itu," ungkap Ridwan Kamil.

Ia juga menjelaskan rumah sakit di Jawa Barat pun memadai. Seiring dengan sektor ekonomi sudah berjalan seperti biasa. Namun, kata dia tetap berhati-hati dengan gunakan protokol kesehatan.

"Jawa Barat 80 persen ekonominya sudah dibuka, sambil hati-hati," jelas Ridwan Kamil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00