SIKM DKI Jakarta Dicabut

Warga Menunjukkan SIKM saat Melakukan Perjalanan (Dok Istmw)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, telah menghapus pemberlakuan Surat Izin Keluar Masuk wilayah DKI Jakarta, yang diperuntukan bagi masyarakat yang hendak berkunjung maupun meninggalkan wilayah DKI Jakarta, selama pandemi virus Covid-19 masih mewabah di Jakarta.

Hal tersebut, dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B. Pramesti.

"Iya benar (SIKM dihapus)," kata Polana dalam sambungan telepon saat dikonfirmasi RRI.co.id, Jakarta (15/7/2020).

Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu menuturkan bahwa penghapusan SIKM itu, mulai berlaku sejak Selasa (14/7) silam.

"Sejak kemarin kata Pak Kadishub," tuturnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Surat Izin Keluar atau Masuk wilayah DKI Jakarta sejak 14 Mei 2020.

Surat Izin Keluar atau Masuk wilayah DKI Jakarta itu diperuntukkan bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta, pesawat terbang, dan angkutan umum antar kota.

Peraturan pemberlakuan itu ditegaskan kembali dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 47 tahun 2020, untuk pembatasan penularan dan penyebaran virus Covid-19.

Seiring dengan adanya masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), SIKM tersebut masih berlaku. Namun kali ini dalam masa PSBB transisi DKI Jakarta yang kini telah diperpanjang hingga 16 Juli mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menghapuskan penerapan SIKM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00