Jokowi Minta Perwira Pegang Teguh Kode Etik

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pesan khusus kepada para perwira muda TNI dan Polri yang baru saja dilantik dalam Prasetya Perwira di Istana Negara pada Selasa (14/07/20). 

Dalam kegiatan yang begitu terbatas untuk tamu undangannya, Presiden Jokowi hanya didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Seskab Pramono Anung, Kapolri Jend Pol Idham Aziz, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta para Kepala Staf TNI. 

Dalam arahannya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa para perwira muda TNI dan Polri harus memegang teguh kode etik dan jati diri perwira dan polisi serta memelihara kekompakan dan persatuan, tak lupa juga memberi pelayanan terbaik untuk bangsa, negara, dan rakyat. 

"Para perwira TNI dan Polri yang saya banggakan, saudara harus memegang teguh kode etik dan jati diri sebagai perwira TNI dan polisi, menjunjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai perwira TNI dan Polri, pelihara kekompakan dan persatuan, dan berikan pelayanan terbaik bagi bangsa, negara, dan rakyat kita," ujar Presiden. 

Kepala Negara pun mengingatkan mereka untuk tidak lupa pada jasa dan doa para orang tua untuk mereka.

"Para Perwira TNI dan Polri yang saya banggakan, saudara-saudara bukan siapa-siapa tanpa dukungan dan doa dari orang tua saudara, saudara-saudara juga tidak bisa seperti sekarang ini tanpa pendidik dan pelatih. Oleh karena itu, bersimpuhlah kepada beliau-beliau yang sudah berjasa untuk masa depan saudara-saudara," tambah Jokowi. 

Presiden Joko Widodo melantik para perwira TNI dan Polri dalam Prasetya Perwira secara virtual dari Istana Merdeka pada Selasa (14/07/20) pagi. Prosesi pelantikan dilaksanakan dalam protokol kesehatan ketat, di mana dari ratusan calon perwira yang biasa hadir langsung di halaman Istana, maka kini hanya diwakilkan saja oleh beberapa perwakilan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian Republik Indonesia. 

Ucapan selamat disampaikan Presiden dan Wakil Presiden kepada mereka semua dengan menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya itu, mereka yang hadir di Istana untuk pelantikan ini juga harus melaksanakan rapid test terlebih dahulu. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00