BPK Siap Periksa Anggaran Pandemi Covid-19

KBRN, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) siap memulai memeriksa realokasi anggaran penanganan pandemi Covid-19.

"Kebijakan pemeriksaan yang akan dilakukan BPK berbasis resiko secara menyeluruh melalui tiga jenis pemeriksaan. Pemeriksaan keuangan, kinerja dan dengan tujuan tertentu," kata Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono, dalam seminar virtual, 'Strategi Audit Dana Bencana dan Peran Auditor Pemerintah', Senin (13/7/2020) malam.

Agus melihat penanganan pendemi Covid 19 oleh pemerintah merupakan pokok-pokok masalah strategis yang terjadi, yaitu pandemi memiliki skala besar dan kompleks pada aspek penanganan bencana, kesehatan, keselamatan manusia, sosial, ekonomi dan keuangan. 

"Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan payung hukum untuk mengintegrasikan kebijakan lintas sektoral sebagai satu kesatuan kebijakan penanganan," katanya.. 

Sementara Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam dan PMK, Iwan Taufiq Purwanto menyampaikan strategi pengawasan intern atas tata kelola penanganan bencana. 

Iwan Taufiq menyampaikan bahwa prioritas pengawasan yang dilakukan oleh Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) adalah untuk memastikan manfaatnya betul-betul sampai kepada masyarakat dan memastikan program percepatan penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat tapi akuntabel.

"Untuk mengawal akuntabilitas dalam masa kedaruratan, sinergi dan kolaborasi antara APIP, BPK dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus dilakukan sejak awal. Kolaborasi peran ketiga pihak tersebut diperlukan agar kapasitas untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah menjadi semakin kuat dan dapat dilakukan sedini mungkin," jelas Iwan Taufiq.

Hadir sebagai narasumber berikutnya Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sumiyati yang menjelaskan mengenai Pengawasan Inspektorat Jenderak Kementerian Keuangan atas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Lingkup pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkeu adalah melaksanakan fungsi pengawsan internal sejak perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban kegiatan. 

Tujuan pengawasan yang dilakukan adalah memastikan program berjalan efektif serta memberikan dampak positif, mengawal program tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat waktu serta memastikan seluruh transaksi tekah dicatat, dilaporkan dan dipertanggungjawabkan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00