Didukung 31 DPW Aklamasi, Tommy Tetap Berkibar

Ketua Umum Partai Berkarya memastikan cara-cara persuasif dikedepankan dalam melumpuhkan Munaslub Presidium Penyelamat (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra yang karib disapa Tommy Soeharto menekankan, pembubaran Musyawarah Nasional Luar Biasa pada hari ini dilakukan dengan cara persuasif.

"Tidak anarkis demi menjaga citra baik partai. Kiranya kita akhiri," ucap Tommy di Hotel Grand Kemang, Jakarta, dalam video yang didapatkan RRI, Sabtu (11/7/2020).

Dirinya tak lupa mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada kader-kader yang dinilai sudah berjuang menyelamatkan Partai Berkarya, terutama kepada semua Ketua DPW yang hadir dalam pembubaran Munaslub hari ini.

BACA JUGA: Lawan Pembubaran Munaslub, Disiapkan Konpers Virtual

"Selesai Rapimnas (Rabu, 8 Juli 2020), 31 DPW hadir dan mendukung penuh secara aklamasi baik ke depannya kita akan perbaiki. Kiranya semangat juang dari semua kader Partai Berkarya agar merapatkan barisan terus menerus. Supaya

jika ada hal-hal lain yang terjadi, kita akan selalu siap menghadapinya," tegas Tommy Soeharto kepada semua kader dan loyalis.

Pada saat yang sama, Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengingatkan agar semua Ketua DPW berikut Dansatgas pembubaran Munaslub untuk tetap tinggal di hotel tempat diadakannya acara tersebut.

"Semua dilakukan dengan cara persuasif," kata Priyo mengingatkan.

BACA JUGA: Tommy: Mereka Semua Harus Keluar!

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau karib disapa Tommy Soeharto hadir memberikan klarifikasi langsung.

Ia didampingi segenap jajaran partai bersama Sekjen Priyo Budi Santoso. Kaitannya adalah soal pembubaran Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Berkarya yang diadakan Presidium Penyelamat Partai.

BACA JUGA: Tommy Bubarkan Munaslub Partai Berkarya

"Terima kasih buat semua kader yang pemberani dan bisa menjaga kehormatan Partai Berkarya," ujar Tommy di Hotel Grand Kemang, Jakarta, dalam video yang berhasil didapatkan RRI, Sabtu (11/7/2020).

Tommy melanjutkan, apa yang dilakukan hari ini (membubarkan Munaslub) dilakukan dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi masalah belum selesai.

"Ini berjalan dengan baik tapi belum selesai. Karena secara hukum kita sudah pastikan, namun masih ada pesertanya (peserta Munaslub) yang masih ada di hotel ini (tempat berlangsungnya Munaslub)," sambung Tommy.

Dirinya ingin memastikan bahwa semua kader yang terlibat dalam rancangan dan pengadaan Munaslub keluar dari hoptel tempat diadakannya acara tersebut.

"Hari ini mereka harus keluar dari hotel ini," tegas Tommy disambut teriakan para keder Partai Berkarya.

"Saya serahkan kepada ketua-ketua (satgas dan lainnya) yang ada untuk memproses dengan pihak hotel," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00