Pendukung Jokowi dan Prabowo Keluhkan Ekonomi Memburuk

KBRN, Jakarta: Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, telah mengeluarkan hasil survei terkait keadaan ekonomi masyarakat ditengah pandemi virus Covid-19.

Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sofa menyatakan, dari hasil survei tersebut, sebanyak 74.8 persen masyarakat mengeluhkan memburuknya perekonomian mereka pada masa pandemi terjadi.

"Mereka yang menyatakan kondisi ekonomi memburuk juga mayoritas di pemilih Jokowi-Maruf maupun pemilih Prabowo-Sandiaga Uno," kata Ardian dalam paparan hasil survei bertajuk 'Kecemasan Publik Di Zona Merah' secara daring, ditulis Rabu, (8/7/2020).

Dari survei itu, lanjut Ardian, sekaligus mengklarifikasi sejumlah kategori masyarakat yang mengeluhkan dampak perekonomian saat pandemi. Salah satunya, yakni diklasifikasikan kategori pemilih pasangan calon (Paslon) pada saat kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 silam.

Dikatakan, dari klasifikasi kategori itu terungkap sebagian besar keluhan ekonomi terpuruk saat wabah virus Covid-19 terjadi, yakni ditemukan dari para pendukung paslon pemenang Pemilu 2019.

Secara rinci, ia menjelaskan, untuk pemilih Jokowi-Maruf mengeluhkan sulitnya perekonomian saat pandemi yakni sebanyak 76.3 persen, sementara para pemilih Prabowo-Sandi sebanyak 74.2 persen.

"Di pemilih Jokowi-Maruf, sebanyak 76.3% menyatakan ekonomi mereka memburuk. Sementara di pemilih Prabowo-Sandiaga, sebanyak 74.2% menyatakan kondisi ekonomi mereka memburuk di tengah pandemi Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, untuk para pendukung ataupun konstituen partai politik pada Pemilu 2019 silam, hasil survei LSI Denny JA dijabarkan Ardian, juga menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat mengeluhkan keadaan ekonomi terpuruk saat pandemi Covid-19, yakni terdapat dari para pemilih partai politik (Parpol) PDI-Perjuangan.

Sebanyak 77.8 persen para pendukung parpol PDI-P itu menyatakan ekonomi memburuk saat pandemi, lalu disusul para pendukung partai Golkar sebanyak 74.2 persen,

"Sedangkan para pemilih partai PKS yang biasanya merupakan para pemilih dengan tingkat perekonomian menengah dan bermukim di kota, mengeluhkan ekonomi memburuk saat pandemi sebanyak 70.7 persen," pungkasnya.

(Ilustrasi/Jokowi-Amin/Foto:Ist).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00